0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tiktok Larang Unggahan Kebencian Terhadap Muslim

Republika Online
Republika Online - Sat, 24 Oct 2020 06:45
Dilihat: 45
Tiktok Larang Unggahan Kebencian Terhadap Muslim

JAKARTA -- Tiktok mengatakan akan menindak konten kebencian. Konten tersebut, termasuk melarang informasi yang salah dan stereotip yang menyakitkan tentang komunitas Muslim, Yahudi, dan lainnya.

Tiktok juga akan melarang stereotip antisemit dan unggahan nasionalisme kulit putih. Aturan ini diperluas agar tidak mempromosikan ideologi kebencian di Tiktok.

"Ini termasuk informasi yang salah dengan menggunakan orang dan keluarga Yahudi untuk menyebarkan Anti-Semit," kata Tiktok, dilansir SBS News, Jumat (23/10).

Platform tersebut telah melarang postingan yang menyangkal Holocaust. Tiktok juga akan menghapus konten menyakitkan yang ditujukan untuk komunitas LGBTQ+, termasuk promosi terapi konversi atau anggapan seksualitas bukanlah bawaan.

Tim keamanan di Tiktok yang sudah ditugaskan untuk menghilangkan ideologi kebencian seperti neo-Nazisme dan supremasi kulit putih sekarang juga akan menghapus konten nasionalisme kulit putih. "Sebagai bagian dari upaya kami untuk mencegah ideologi kebencian, kami akan menghentikan penyebaran bahasa berkode dan simbol yang dapat menormalkan ucapan dan perilaku kebencian," ujar Tiktok.

Tim yang menegakkan aturan konten sedang dilatih guna mempertimbangkan nuansa, seperti anggota kelompok yang kehilangan haknya dengan menggunakan penghinaan sebagai istilah pemberdayaan. "Di sisi lain, jika hinaan digunakan dengan penuh kebencian, itu bukan milik Tiktok," kata Tiktok.

Platform media sosial termasuk Facebook, Twitter, Tiktok, dan Youtube telah meningkatkan perjuangannya melawan konten kebencian karena protes keadilan sosial mengguncang kota-kota AS. Serta retorika politik memicu perpecahan sosial menjelang pemilihan presiden AS bulan depan.

Presiden AS Donald Trump mengancam akan melarang Tiktok jika tidak menyerahkan kendali bisnisnya di AS kepada perusahaan Amerika pada 12 November nanti. Trump beralasan masalah keamanan nasional.

Perusahaan Tiktok di Cina, ByteDance sedang bernegosiasi dengan perusahaan Silicon Valley, Oracle, dan Walmart atas operasinya di AS yang mencakup sekitar 100 juta pengguna.

https://www.sbs.com.au/news/tiktok-is-banning-white-nationalism-posts-and-those-with-hurtful-anti-semitic-and-muslim-stereotypes

Berita Terkait
  • Politikus Prancis: Perangi Teroris, Bukan Muslim
  • Bekerja, Amal yang Dapat Menghapus Dosa
  • Penggambaran Muslim di TV Barat Dinilai Masih Keliru
Berita Lainnya
  • Kebijakan Antiteror Prancis Gencet Minoritas Muslim
  • Tingkat Kepercayaan terhadap Vaksin Jadi Kekhawatiran Baru

Tiktok Larang Unggahan Kebencian Terhadap Muslim

Tiktok Larang Unggahan Kebencian Terhadap Muslim

Tiktok Larang Unggahan Kebencian Terhadap Muslim

Tiktok Larang Unggahan Kebencian Terhadap Muslim

Tiktok Larang Unggahan Kebencian Terhadap Muslim

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya