0
Thumbs Up
Thumbs Down

Timbang-Timbang KPR dan Tunai Bertahap

Rumah
Rumah - Wed, 29 May 2019 07:43
Dilihat: 129
Timbang-Timbang KPR dan Tunai Bertahap

Rumah.com - Pembeli kerap kali mengalami dilema dalam hal cara pembelian properti. Apakah melalui tunai bertahap, tunai, atau Kredit Pemilikan Perumahan (KPR). Sejauh ini baru ada tiga cara pembayaran tersebut yang lazim digunakan.

Pilihan-pilihan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hal penting yang diutamakan adalah menyesuaikan kemampuan finansial untuk memutuskan membeli rumah. Selain itu, carilah pengembang yang memiliki track record membangun properti. Jadi proyek-proyeknya pasti nyata terbangun bukan sekedar gambar saja.

Survei Harga Properti Residensial oleh Bank Indonesia mengungkapkan, konsumen masih mengandalkan pembiayaan perbankan dalam membeli properti residensial. Persentase konsumen yang menggunakan fasilitas Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dalam pembelian properti residensial mencapai 74,16%.

Meskipun KPR masih mendominasi, jumlah ini selama kuartal I/2019 menurun jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.Pada triwulan IV 2018 konsumen yang menggunakan fasilitas KPR sebesar 76,73%.

Penurunan KPR seiring dengan meningkatnya konsumen yang menggunakan sumber pembiayaan lainnya, yaitu tunai dan tunai bertahap. Sumber pembiayaan tunai meningkat sebesar 1,1% dari triwulan sebelumnya. Pada triwulan IV 2018, pengguna pembiayaan tunai sebesar 7,41% dan triwulan I 2019 sebesar 8,51%. Sementara untuk tunai bertahap meningkat sebesar 1,47%, yakni dari 15,86% pada triwulan IV 2018 menjadi 17,33% pada triwulan I 2019.

Sementara itu, Survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index menunjukkan hal yang senada. Peminat KPR besarnya adalah 38% atau turun dari periode sebelumnya sebesar 46%. Sementara itu, peminat pembayaran tunai sebesar 28% atau naik dari periode sebelumnya sebesar 19%.

Mengapa pengguna tren dan pembelian tunai maupun tunai bertahap bisa tumbuh? Berikut pertimbangannya.

Kelebihan membeli properti secara tunai atau tunai bertahap

Membeli denganharga lebih murah

Semua barang yang jenis pembeliannya dilakukan dengan cara cicilan pasti dikenakan bunga, sehingga harganya jauh lebih mahal.

Selain itu sebagian besar pengembang biasanya membutuhkan dana yang bisa diputar dengan cepat untuk membangun propertinya. Dalam hal ini, konsumen bisa memiliki daya tawar kuat dalam proses transaksi untuk mendapatkan harga terbaik (potongan harga) .

Prosesnya tidak berbelit

Transaksi secara tunai dan tunai bertahap tidak menggunakan pihak ketiga seperti perbankan. Pembeli dan developer bisa melakukan transaksi dan negosiasi secara langsung. Alur pembelian dapat dipangkas dibandingkan harus menunggu persetujuan dari bank.

Biaya Administrasi Minim

Membeli secara tunai, tidak ada kewajban membayar biaya administrasi yang dibebankan pihak bank jika membeli secara kredit. Seperti biaya pengurusan dokumen. Selain itu aturan yang diberikan oleh developer biasanya tidak serumit jika membeli dengan KPR. Sehingga merasa lebih bebas melakukan eksplorasi atau renovasi pada rumah.

Bebas dari Kerisauan

Setelah transaksi jual beli selesai, rumah tersebut otomatis sudah menjadi hak milik. Anda akan terbebas dari rasa cemas dan risau jika ada kemungkinan rumah tersebut berpindah tangan ke orang lain.

Selain itu kepastian mendapatkan aset bisa dijual atau disewakan kembali secara jangka pendek ketika membutuhkan tambahan pendapatan.

Kekurangan membeli properti secara tunai atau tunai bertahap

Membutuhkanbanyak dana segar

Harga properti selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya. Kenaikan gaji bahkan tidak seberapa jika dibandingkan dengan kenaikan harga properti. Bahkan selama ini butuh waktu menabung cukup lama baru bisa digunakan untuk membayar uang muka saja.

Siap dengan resiko

Konsumen wajib mewaspadai risiko yang mungkin terjadi jika ternyata developer memiliki masalah dalam pembangunan. Uang Anda bisa hilang sia-sia dalam waktu singkat bisa terjadi. Jika menggunakan pihak ketiga atau bank, bank akan ikut membantu jika terjadi masalah seperti di atas.


Fathia Azkia
Penulis adalah Editor di Rumah.com. Punya pertanyaan seputar beli rumah dan KPR? Klik Tanya Properti Rumah.com!

Sumber: Rumah

Timbang-Timbang KPR dan Tunai Bertahap

Timbang-Timbang KPR dan Tunai Bertahap

Timbang-Timbang KPR dan Tunai Bertahap

Timbang-Timbang KPR dan Tunai Bertahap

Timbang-Timbang KPR dan Tunai Bertahap

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya