0
Thumbs Up
Thumbs Down

Top 5 News: Munarman Ingatkan Bima Arya, RS Ummi Minta Maaf

Republika Online
Republika Online - Mon, 30 Nov 2020 07:36
Dilihat: 52
Top 5 News: Munarman Ingatkan Bima Arya, RS Ummi Minta Maaf

JAKARTA -- Suruh belajar hukum lagi Bima Arya. Saya ingatkan dia, jangan sok kuasa! Kalimat peringatan itu dilontarkan Munarman untuk Wali Kota Bogor, Bima Arya terkait dirawatnya Habib Rizieq Shihab di RS Ummi, Bogor yang berujung pada pelaporan ke polisi. Berita peringatan Munarman itu menempati peringat pertama dalam daftar top 5 news Republika.co.id, Ahad (29/11).

Kabar Bima Arya kontra HRS juga tertuang dalam dua berita soal penjelasan RS Ummi terkait yang dipolisikan karena enggan membuka rekam medis HRS. Dua berita dari RS Ummi masuk jajaran berita terpopuler.

Baca top 5 news Republika.co.id pada Ahad, 29 November 2020 selengkapnya:

1. Munarman Ingatkan Bima Arya Jangan Sok Berkuasa

JAKARTA - Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI), Munarman, menanggapi pelaporan Direktur Utama Rumah Sakit (RS) Ummi, Andi Tatat, ke Polresta Bogor Kota. Dia juga menyatakan kekecewaannya atas Wali Kota Bogor yang memaksa pembukaan data hasil swab Habib Rizieq Shihab dan menuntut pelaksanaan swab ulang.

'"Itu artinya Bima Arya nggak ngerti hukum. Dan langkah Bima semata arogansi kekuasaan," ujar dia kepada Republika, Ahad (29/11).

Panglima FPI Munarman. - (Republika/Raisan Al Farisi)

Mengutip tulisan Muhammad Luthfie Hakim, dia menjelaskan mengenai persetujuan tindakan dan rahasia kedokteran yang dilindungi UU. Lanjutnya, berdasarkan pasal 38 ayat (1) UU No.44 Tahun 2009 tentang rumah sakit, dijelaskan, bahwa rumah sakit harus menyimpan rahasia kedokteran.


"Suruh belajar hukum lagi Bima Arya. Saya ingatkan dia, jangan sok kuasa," tuturnya.

Baca berita selengkapnya di sini.

2. MER-C Sayangkan Sikap Bima Arya Intervensi Perawatan Rizieq

JAKARTA- Ketua Presidium MER-C menyayangkan sikap Walikota Bogor Bima Arya yang melakukan intervensi terahadap pihak rumah sakit yang menangani Habib Rizieq Shihab.

MER-C meminta agar semua pihak tidak membuat kegaduhan dan memberi kepercayaan kepada tim medis yang bertugas.

Ketua Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad bersama jajaran direksi MER-C berbincang bersama saat berkunjung ke Kantor Republika, Jakarta, Rabu (19/2). - (Republika/Thoudy Badai)

Ketua Presidium MER-C, dr Sarbini Abdul Murad, menyayangkan sikap Bima yang mempublikasikan kondisi Habib Rizieq sebagai pasien kepada publik. Tindakan ini dinilai tidak beretika dan dapat menimbulkan kesimpangsiuran serta keresahan bagi masyarakat.

Baca berita selengkapnya di sini.

Berita Terkait
  • Polresta Bogor Segera Panggil Direksi RS UMMI
  • Karawang Waspadai Penyebaran Covid Selama Libur Akhir Tahun
  • Kisah Mualaf: Peter Berharap Sang Ibu Dapat Hidayah
Berita Lainnya
  • Tagar ArtetaOut Makin Menggema
  • Menhub Tinjau Proyek Jalur Dwi Ganda Manggarai-Cikarang

Top 5 News: Munarman Ingatkan Bima Arya, RS Ummi Minta Maaf

Top 5 News: Munarman Ingatkan Bima Arya, RS Ummi Minta Maaf

Top 5 News: Munarman Ingatkan Bima Arya, RS Ummi Minta Maaf

Top 5 News: Munarman Ingatkan Bima Arya, RS Ummi Minta Maaf

Top 5 News: Munarman Ingatkan Bima Arya, RS Ummi Minta Maaf

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya