0
Thumbs Up
Thumbs Down

Transplantasi Ginjal ke-18

Nusabali
Nusabali - Fri, 17 Jan 2020 08:01
Dilihat: 28
Transplantasi Ginjal ke-18DENPASAR,
RSUP Sanglah kembali akan melakukan operasi transplantasi ginjal pada 30 Januari 2020. Sejak dikembangkan mulai tahun 2016, transplantasi ginjal dua pekan lagi akan menjadi transplantasi ke-18. Ke depan transplantasi ginjal akan menjadi layanan unggulan di RSUP Sanglah.

Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah, Dr dr I Ketut Sudartana SpB-KBD menegaskan, sejauh ini pendonor ginjal masih dari keluarga terutama keluarga kandung pasien, bukan donor ginjal dari orang lain. "Untuk sementara kami di RSUP Sanglah hanya mengambil donor dari keluarga, belum berani mengambil dari orang lain, ataupun pasien meninggal yang diambil organnya. Dalam proses penentuan donor itu harus betul-betul dari keluarga, terutama bapak, ibu, atau saudara kandung," ungkapnya.

Pihaknya menegaskan, dalam penentuan pendonor ginjal harus dipastikan tidak ada kepentingan bisnis ekonomi. Jadi calon pendonor betul-betul disaring sebelum lolos menjadi pendonor. Termasuk di antaranya melibatkan psikiater. "Sebelum itu (kepastian dan pernyataan menjadi pendonor, red) clear, tidak boleh masuk ke ranah medis. Ada perjanjian bahwa secara ikhlas dan tanpa paksaan menyumbangkan ginjalnya," jelasnya.

Operasi transplantasi ginjal pertama kali dilakukan pada 18 Januari 2016 di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUP Sanglah. Pasien pertama transplantasi ginjal 'bersejarah' itu adalah Septian Aribowo, 32, seorang karyawan swasta asal Rembang, Jawa Tengah yang tinggal di Bali. Dia menerima ginjal dari ibu kandungnya, Tuti Hamidah, 54.

Dalam merencanakan operasi tranplantasi ginjal, RSUP Sanglah membentuk tim yang terdiri dari ahli nefrologi, urologi, psikiatri, patologi klinik, patologi anatomi, radiologi, gizi, anastesi, serta etik dan hukum. Tim inilah yang melakukan persiapan operasi mulai dari pemilihan donor, pemilihan pasien, sampai dilakukannya transplantasi ginjal.

Sementara untuk pembiayaan, kata dr Sudartana, transplantasi ginjal tetap ditanggung oleh BPJS Kesehatan sesuai dengan besaran yang telah ditentukan. Mengingat angka keberhasilan yang 100 persen, ke depan transplantasi ginjal akan menjadi layanan unggulan di RSUP Sanglah. "Ke depan cangkok ginjal akan menjadi layanan unggulan kami. Sementara ini belum unggulan, masih pengembangan. Mungkin Renstra 2020-2024 bisa masuk sebagai layanan unggulan," tandasnya.*ind
Sumber: Nusabali

Transplantasi Ginjal ke-18

Transplantasi Ginjal ke-18

Transplantasi Ginjal ke-18

Transplantasi Ginjal ke-18

Transplantasi Ginjal ke-18

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya