0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ultraviolet yang Melimpah Bisa Untungkan Indonesia Atasi Pandemi COVID-19

okezone
okezone - Thu, 09 Apr 2020 14:28
Dilihat: 38
Ultraviolet yang Melimpah Bisa Untungkan Indonesia Atasi Pandemi COVID-19

Ketika pandemi COVID-19, masyarakat Indonesia menjadi rajin berjemur sinar matahari di pagi hari. Aktivitas ini ternyata bisa menguntungkan terkait mengatasi virus corona, mengapa?

Dikutip dari Krjogja.com, peneliti Deep Learning dan Sistem Cerdas Universitas Brawijaya Malang, Novanto Yudistira memaparkan data yang didapatkan terkait persebaran Virus Corona Covid-19 di seluruh dunia.

Dia menyimpulkan Virus Corona menyebar dengan cepat di negara-negara yang terletak di iklim subtropis terutama yang memiliki aktivitas ekonomi serta kepadatan populasi. Dalam penelitian yang dikirimkan pada media, Minggu 5 April 2020, Novanto memaparkan indeks Ultraviolet (UV) dan Ozon juga memiliki korelasi dengan penyebaran global pandemi Covid-19. Ia membandingkan banyaknya kasus yang terjadi di negara subtropis dengan negara-negara tropis salah satunya Indonesia.

"Sinar UV dsn Ozon sudah cukup kuat untuk diperhitungkan sebagai faktor untuk meminimalkan efek pandemi Covid-19. Tapi, di kota-kota terdapat polusi udara yang berat, indeks UV tinggi mungkin tidak ada artinya dalam menonaktifkan virus," jelasnya.

Disebutkan Novanto negara-negara subtropis utara meliputi sebagian besar Eropa (kecuali Skandinavia), Asia Tengah, Asia Timur dan Asia Barat serta Amerika Serikat mulai beranjak menuju musim semi memiliki kecenderungan grafik menurun. Namun perlu adanya perhatian untuk daerah subtropis selatan yang akan memulai musim gugur menuju musim dingin.

"Lockdown bertahap dari longgar ke ketat di negara-negara subtropis selatan sesuai penurunan indeks UV dari waktu ke waktu dapat diperhitungkan untuk mengurangi beban ekonomi. Di subtropis utara, khususnya Italia yang punya kasus terbanyak di Erupa terlihat juga data rendahnya indeks UV periode Januari-Maret 2020 ditambah polusi udara yang terkonsentrasi di Italia bagian utara menunjukkan korelasi dengan banyaknya orang terjangkit Covid-19," ungkapnya lagi.

Sementara terkait Indonesia yang memiliki iklim tropis dengan UV yang masuk kategori tinggi menjadi keuntungan terkait penyebaran Covid-19.

"Ini keuntungan kita dengan UV yang tinggi sepanjang musim. Ini yang menurut data yang kami miliki membuat penyebaran Covid-19 tidak seeksklusif di negara-negara subtropis yang punya suhu udara maksimal 18 derajat celsius saat musim dingin," sambung dia.


Hanya, Novanto meminta seluruh pihak untuk memperhatikan kota-kota dengan tingkat polusi udara tinggi yang sangat mungkin mempengaruhi persebaran virus. "Harus diantisipasi juga bahwa fase eksponensial akan tinggi karena meski indeks UV tinggi tapi tingkat polusi udara juga tinggi," pungkasnya.

Sumber: okezone

Ultraviolet yang Melimpah Bisa Untungkan Indonesia Atasi Pandemi COVID-19

Ultraviolet yang Melimpah Bisa Untungkan Indonesia Atasi Pandemi COVID-19

Ultraviolet yang Melimpah Bisa Untungkan Indonesia Atasi Pandemi COVID-19

Ultraviolet yang Melimpah Bisa Untungkan Indonesia Atasi Pandemi COVID-19

Ultraviolet yang Melimpah Bisa Untungkan Indonesia Atasi Pandemi COVID-19

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya