0
Thumbs Up
Thumbs Down

Usai Lebaran, Pasar Properti Mulai Tancap Gas

Rumah
Rumah - Sun, 09 Jun 2019 10:08
Dilihat: 132
Usai Lebaran, Pasar Properti Mulai Tancap Gas

Rumah.com - Pengembang berharap mulai merasakan hawa segar dari penjualan properti nasional dan melontarkan sejumlah optimisme baru pada semester kedua tahun 2019. Sebelumnya pada semester pertama, pasar properti sedikit melambat akibat sejumlah peristiwa, seperti Pemilu dan Idul Fitri.

Emiten properti, PT Hanson International Tbk. mengungkapkan bahwa pemilihan umum yang berlangsung pada kuartal kedua tahun2019 membuat pelaku bisnis properti menahan diri, namun tak sampai akan berdampak negatif pada kinerja penjualan. Perusahaan masih optimistis bahwa pemintaan properti masih tetap ada dan bakal lebih baik lagi.

Perusahaan properti yang digawangi oleh Benny Tjokrosaptro itu bahkan berencana memperbesar kepemilikan lahan hingga 6000 hektare hingga akhir tahun ini. Saat ini Hanson baru memiliki landbank seluas 4900 hektare.

Dessy A. Putri, Head of PR & Communication PT Hanson International Tbk.mengatakan momentum Lebaran, kata dia justru menjadi waktu tepat untuk mengakuisisi lahan dengan harga miring. "Kami membeli tanah dicicil-cicil. Momentum Ramadan adalah saat yang tepat untuk beli tanah, karena banyak masyarakat yang menjual untuk kebutuhan Lebaran," jelasnya.

Gencarnya akuisisi lahan yang dilakukan oleh emiten berkode saham MYRX tersebut sejalan dengan ambisi pembangunan Grand Jakarta, yang direncanakan terintegrasi dengan sarana transportasi seperti KRL.

Penjualan perusahaan saat ini juga masih ditopang dari proyek-proyek di segmen menengah dan bawah, seperti Citra Maja Raya 1 dan 2, yang bekerja sama dengan Ciputra Grup, serta Forest Hill dan Milenium City.

Sementara itu, PT Metropolitan Land Tbk. (MTLA) memproyeksikan penjualan properti baru mulai membaik pada Agustus 2019 setelah melewati masa politik dan lebaran. Hal tersebut yang mendasari MLTAhanya membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 10% tahun ini.

Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk. Thomas J. Angfendy mengatakan, secara garis besar target pertumbuhan tahun ini masih bisa dicapai kendati tidak akan sebaik tahun lalu. Lambatnya penjualan properti pada awal tahun ini lantaran momen lebaran yang berdekatan dengan Pemilihan Presiden. Perusahaan akan lebih menjual banyak lot komersial yang akan difinalisasi tahun ini.

Setelah berlangsungnya Pemilu dan Hari Raya Idul Fitri, dia memprediksi pasar properti tidak secara otomatis akan membaik. Perusahaan memperkirakan baru bisa mengejar target dimulai pada Agustus hingga akhir tahun ini.

Temukan beragam ulasan properti Metland dan lainnya di Project Review.

Pasalnya, pengumuman pemenang Pilpres baru terjadi pada Mei yang dilanjutkan masa Lebaran pada Juni. Secara historis penjualan properti pada masa lebaran selalu melemah dengan fokus masyarakat kepada tingkat konsumsi.

"Kalau dibilang market signifikan bagus (pada semester kedua 2019) nggak juga, tapi akan lebih baik dari jauh dari sekarang semester pertama," tekannya.

PT Ciputra Development Tbk. juga melihat peluang untuk mengoptimalkan kinerja penjualan pada semester II/2019.

Direktur Independen Ciputra Grup, Tulus Santoso melihat ada banyak katalis positif yang pasar properti nasional pada semester kedua 2019. Katalis tersebut antara lain adalah selesainya Pemilu, tingkat suku bunga yang diproyeksikan membaik dengan tren menurun.

"Dengan segala katalis positif tersebut, perusahan tinggal menanti pasar dan lebih meluncurkan produk yang tepat sasaran. Perusahaan akan menyasar pasar di bawah Rp1 miliar," katanya.

Namun, emiten berkode saham CTRA itu juga realistis bahwa situasi pada semesterpertama 2019 kurang menguntungkan bagi sektor properti dengan sentimen Pemilu dan libur hari raya. CTRA hanya membidik pertumbuhan penjualan 5% hingga penghujung akhir tahun ini.

"Kami optimistis tahun ini. Tetapi masalahnya, kesempatan sudah hilang setengah tahun ini karena libur panjang dan Pemilu. Setengah tahun ini bahkan tampaknya lebih buruk dibandingkan tahun lalu. Pada semester kedua juga kan tidak signifikan membaik, tapi secara bertahap," jelasnya akhir pekan ini.

CTRA sendiri akan meluncurkan tiga proyek pada paruh kedua tahun ini, yakni proyek rumah tapak di Jakarta Barat dan Sentul serta proyek apartemen di Jakarta Timur.


Sementara itu, data Rumah.com Property Index menunjukkan bahwa indeks harga properti yang dipasang penjual memang bergerak melambat dibandingkan paruh pertama menuju paruh kedua tahun lalu. Meski demikian, indeks harga properti nasional saat ini telah berada pada titik tertinggi dalam empat tahun terakhir, yakni 109,7.Indeks tersebut naik 1% secara kuartalan dan 5% secara tahunan.

Sumber: Rumah

Usai Lebaran, Pasar Properti Mulai Tancap Gas

Usai Lebaran, Pasar Properti Mulai Tancap Gas

Usai Lebaran, Pasar Properti Mulai Tancap Gas

Usai Lebaran, Pasar Properti Mulai Tancap Gas

Usai Lebaran, Pasar Properti Mulai Tancap Gas

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya