0
Thumbs Up
Thumbs Down

Viral Adzan Hayya Alal Jihad, PBNU Minta Jangan Terprovokasi

Republika Online
Republika Online - Tue, 01 Dec 2020 00:07
Dilihat: 60
Viral Adzan Hayya Alal Jihad, PBNU Minta Jangan Terprovokasi

JAKARTA -- Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), RobikiN Emhas menanggapi viralnya video sekompok orang yang mengganti panggilan shalat (hayya al sholah) dalam adzan dengan kalimat Hayya Alal Jihad (Mari berjihad).

Robikin meminta agar masyarakat Indonesia tidak terprovokasi dengan panggilan adzan yang diplesetkan tersebut. "Jangan terpengaruh hasutan, apalagi terprovokasi. Agama jelas melarang keterpecah-belahan dan menyuruh kita bersatu dan mewujudkan perdamaian di tengah kehidupan masyarakat," dalam keterangan tertulis yang dikirimkan Robikin kepada Republika.co.id, Senin (30/11).

Robikin menjelaskan, dalam negara bangsa yang telah merdeka seperti Indonesia, jihad harus dimaknai sebagai upaya sungguh-sungguh dari segenap komponen bangsa untuk mewujudkan cita-cita nasional.

"Apa itu? Mewujudkan perdamaian dunia, mencerdaskan kehidupan bangsa, memakmurkan ekonomi warga serta menciptakan tata kehidupan yang adil dan beradab," ujar Robikin.

Oleh karena itu, menurut dia, di tengah kehidupan yang plural seperti di Indonesia ini, semua pihak harus memperkuat toleransi dan saling menghargai baik sesama maupun antar pemeluk suatu agama, etnis, budaya, dan lain-lain.

"Mari kita kokohkan persatuan dan kesatuan. Kita perkuat persaudaraan sesama warga bangsa dan persaudaraan kemanusiaan sebagai sesama keturunan anak cucu Nabi Adam Alaihissalam," kata Robikin.

Dalam video viral yang dikirimkan Robikin tersebut, tampak lima orang jamaah sedang berdiri. Salah satu jamaah berkemeja hitam yang berdiri paling depan kemudian melantunkan adzan. Namun, dalam adzannya pria tersebut melantunkan kalimat "Hayya Alal Jihad" dan diikuti oleh jamaah lainnya. Padahal, kalimat yang benar dalam adzan adalah "Hayya Ala Sholah".

Berita Terkait
  • Adzan Diubah Jihad, Muhammadiyah: Usut Tuntas Motifnya
  • Bolehkah Tambah Adzan dengan Jihad? Ini Pendapat MUI
  • Ketua PBNU Jelaskan Bagaimana Memaknai Jihad
Berita Lainnya
  • UMY Dukung Rintisan Desa Wisata di Mranggen Lewat Kuliner
  • Viral Adzan Hayya Alal Jihad, PBNU Minta Jangan Terprovokasi

Viral Adzan Hayya Alal Jihad, PBNU Minta Jangan Terprovokasi

Viral Adzan Hayya Alal Jihad, PBNU Minta Jangan Terprovokasi

Viral Adzan Hayya Alal Jihad, PBNU Minta Jangan Terprovokasi

Viral Adzan Hayya Alal Jihad, PBNU Minta Jangan Terprovokasi

Viral Adzan Hayya Alal Jihad, PBNU Minta Jangan Terprovokasi

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya