0
Thumbs Up
Thumbs Down

Wabah Virus Korona, Perusahaan di China Hukum Karyawan yang Jalan Kaki Terlalu Banyak

okezone
okezone - Wed, 19 Feb 2020 20:03
Dilihat: 73
Wabah Virus Korona, Perusahaan di China Hukum Karyawan yang Jalan Kaki Terlalu Banyak

TAIYUAN - Sebuah perusahaan di China mewajibkan karyawannya untuk push-up sebagai hukuman jika terpantau melalui aplikasi penghitungan langkah, menunjukkan mereka berjalan kaki terlalu banyak saat bekerja dari rumah.

Karyawan dari perusahaan media di Provinsi Shanxi harus melakukan 20 kali push up jika diketahui berjalan kaki lebih 1.000 langkah dalan sehari.

Melansir Daily Mail, Rabu (19/2/2020 yang mengutip sumber orang orang dalam perusahaan, melaporkan, tujuan kebijakan itu bukan untuk memantau pergerakan pekerja, tetapi untuk memastikan mereka melakukan karantina dan tinggal di rumah wabah virus korona atau Covid-19.

Dilaporkan bahwa perusahaan di Taiyuan melacak karyawannya menggunakan program perangkat lunak seluler, yang mencatat jumlah langkah semua pekerja.

Seorang karyawan mengatakan bahwa dia mendukung aturan itu.

Baca juga: Virus Korona, Negara Bagian di Australia Waspadai Siapapun yang Datang dari Indonesia

Baca juga: Masker Langka, Perempuan Ini Gunakan Kostum Jerapah untuk Lindungi Diri dari Covid-19

Pria yang tidak disebutkan namanya, yang telah dihukum, mengatakan melakukan push-up dapat membantunya berolahraga.

"Saya tidak bisa mengatakan bahwa [kebijakan] itu masuk akal atau tidak masuk akal. [Lagi pula], itu tidak melibatkan hukuman finansial. Terlebih lagi, melakukan push-up dapat membantu saya berolahraga. Saya pikir itu cukup bagus, "katanya kepada outlet berita video China, Pear.

Dia mengklaim bahwa dia telah berjalan terlalu banyak karena dia harus membawa hewan peliharaannya ke halaman.

Karyawa harus melaporkan kegiatan mereka hari itu jika jumlah langkah mereka melebihi 2.000, menurutnya.

Berita itu muncul setelah Provinsi Hubei, pusat wabah, melarang warganya meninggalkan tempat tinggal mereka kecuali ada "keadaan khusus".

Aturan itu adalah bagian dari upaya baru yang dikeluarkan oleh pemerintah provinsi Hubei pada Minggu untuk memperketat pembatasan aktivitas 58 juta penduduk demi mencegah penyebaran Covid-18.

Merujuk data Komisi Kesehatan Nasional China pada Selasa 18 Februari, jumlah kematian akibat virus korona sudah menembus 2.004 orang dan menginfeksi 74.185.

Sumber: okezone

Wabah Virus Korona, Perusahaan di China Hukum Karyawan yang Jalan Kaki Terlalu Banyak

Wabah Virus Korona, Perusahaan di China Hukum Karyawan yang Jalan Kaki Terlalu Banyak

Wabah Virus Korona, Perusahaan di China Hukum Karyawan yang Jalan Kaki Terlalu Banyak

Wabah Virus Korona, Perusahaan di China Hukum Karyawan yang Jalan Kaki Terlalu Banyak

Wabah Virus Korona, Perusahaan di China Hukum Karyawan yang Jalan Kaki Terlalu Banyak

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya