0
Thumbs Up
Thumbs Down

Wakil Ketua MPR Dorong Presidential Threshold Ditinjau Ulang

Republika Online
Republika Online - Thu, 28 Oct 2021 19:45
Dilihat: 55
Wakil Ketua MPR Dorong Presidential Threshold Ditinjau Ulang

JAKARTA -- Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan, mendorong agar aturan presidential threshold atau ambang batas pengajuan calon presiden untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024 ditinjau ulang. Menurutnya, dihapuskannya presidential threshold justru tingkatkan kualitas demokrasi.

"Aturan ini jelas membatasi partisipasi politik dan hak setiap warga negara Indonesia," kata Syarief Hasan dikutip dari siaran pers di Jakarta, Kamis (28/10).

Menurutnya, UUD 1945 tidak pernah mengatur batasan persentase tertentu untuk pengajuan calon presiden dan wakil presiden. Pasal 6A UUD 1945 pada pokoknya menegaskan bahwa pemilihan presiden dan wakil presiden dipilih secara langsung oleh rakyat dan diusulkan olah partai politik atau gabungan partai politik sebelum pemilu.

Oleh karena itu, kata Syarief Hasan, berbagai batasan atau hambatan yang diatur dalam regulasi kepemiluan adalah ketentuan yang sejatinya tidak tepat menafsirkan maksud konstitusi. "Dengan kata lain, penghapusan presidential threshold justru meningkatkan kualitas demokrasi sesuai konstitusi," kata Syarief Hasan.

Politikus Demokrat itu mengatakan di banyak negara demokrasi, aturan pembatasan pengajuan presiden berupa persentase tertentu tidaklah dikenal. Aturan ini justru memberangus hak berdemokrasi bagi warga negara, selain mempersempit peluang rakyat memilih calon pemimpin yang terbaik.

"Bisa dibilang pengajuan calon presiden dan wakil presiden tanpa adanya aturan presidential threshold adalah praktik dan tradisi demokrasi universal," ujarnya.

Oleh karena itu, tambah Syarief Hasan, jika Presiden Jokowi menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) yang mencabut aturan presidential threshold maka Presiden Jokowi telah mengembalikan demokrasi pada hakikat sebenarnya, yakni kuasa rakyat menentukan calon pemimpinnya.

"Jika Presiden Jokowi berani mengambil terobosan, dengan mengeluarkan perppu, misalnya, Presiden Jokowi akan dikenang sebagai presiden yang teguh dan konsisten membela nilai-nilai demokrasi, membuka keran politik untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik bangsa menjadi pemimpin bangsa berikutnya," ujar Syarief.


Berita Terkait
  • Ketua DPD RI: Presidential Threshold Terbaik adalah 0 Persen
  • Bambang Widjojanto: Polemik Demokrat Dapat Rusak Demokrasi
  • Demokrat Ingatkan Kubu Moeldoko tak Diskreditkan Mahfud MD
Berita Lainnya
  • Satgas Minta Dinkes Awasi Batas Tertinggi Tarif PCR
  • Anies Bangun Taman Literasi di Kawasan Transit Blok M

Wakil Ketua MPR Dorong Presidential Threshold Ditinjau Ulang

Wakil Ketua MPR Dorong Presidential Threshold Ditinjau Ulang

Wakil Ketua MPR Dorong Presidential Threshold Ditinjau Ulang

Wakil Ketua MPR Dorong Presidential Threshold Ditinjau Ulang

Wakil Ketua MPR Dorong Presidential Threshold Ditinjau Ulang

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya