0
Thumbs Up
Thumbs Down

Wall Street Menguat Lagi Didorong Data Ekonomi AS

okezone
okezone - Fri, 17 Jan 2020 08:25
Dilihat: 28
Wall Street Menguat Lagi Didorong Data Ekonomi AS

JAKARTA - Wall Street menguat pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi) ditandai dengan menguatnya indeks S&P 500 hingga level 3.300 untuk pertama kalinya. Sementara indeks utama AS lainnya juga melonjak ke rekor tertinggi. Penguatan ini didorong oleh rentetan laporan laba perusahaan dan data ekonomi yang menguat.

Mengutip Reuters, Jumat (17/1/2020), ketiga indikator utama bursa berakhir pada rekor tertinggi. Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 267,42 poin atau 0,92%, menjadi ditutup pada 29.297,64.

Sementara indeks S&P 500 meningkat 27,52 poin atau 0,84%, menjadi berakhir di 3.316,81. Indeks Nasdaq ditutup menguat 98,44 poin atau 1,06%, menjadi 9.357,13.

Saham-saham teknologi menjadi kontributor utama dalam mendongkrak kinerja bursa secara keseluruhan. Indeks teknologi informasi S&P menambahkan 1,4% ke rekor tertinggi, memimpin kenaikan di antara sektor-sektor utama. Microsoft Corp (MSFT.O) naik 1,8% dan pembuat chip juga melonjak setelah perkiraan kuat dari produsen chip kontrak top TSMC (2330.TW) (TSM.N).

Baca Juga: AS-China Gencatan Perang Dagang, Dolar AS Melemah

Asal tahu saja, Morgan Stanley (MS.N) melonjak 6,6% untuk memimpin S&P 500 setelah mengalahkan estimasi laba triwulanan dan meningkatkan tujuan kinerja, menutup beberapa pendapatan pemberi pinjaman besar AS dengan nada yang kuat

Sentimen lebih lanjut terangkat oleh data yang menunjukkan penjualan ritel AS naik 0,3% pada bulan Desember, sejalan dengan perkiraan para ekonom.

Angka-angka ritel menunjukkan ekonomi A.S. mempertahankan laju pertumbuhan moderat pada akhir 2019 dan meredakan kekhawatiran tentang kesehatan sektor ini setelah laporan penjualan liburan yang mengecewakan dari Target Corp (TGT.N) dan J.C. Penney Co Inc (JCP.N).

Baca Juga: Perang Dagang AS-China Mereda, Harga Emas Rebound

Rekor-rekor baru di Wall Street sendiri tercipta setelah Amerika Serikat dan China pada hari Rabu (15/1/2020) menandatangani kesepakatan menghentikan perang tarif, yang selama 18 bulan terakhir telah berdampak besar pada pasar keuangan dan menghambat pertumbuhan ekonomi global.


China diperkirakan akan mendorong pembelian barang dan jasa AS sebagai imbalan atas penarikan kembali beberapa tarif yang menjadi bagian dari kesepakatan. Meski demikian masih ada beberapa masalah pelik masih belum terselesaikan.

Sumber: okezone

Wall Street Menguat Lagi Didorong Data Ekonomi AS

Wall Street Menguat Lagi Didorong Data Ekonomi AS

Wall Street Menguat Lagi Didorong Data Ekonomi AS

Wall Street Menguat Lagi Didorong Data Ekonomi AS

Wall Street Menguat Lagi Didorong Data Ekonomi AS

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya