0
Thumbs Up
Thumbs Down

Wamenhan: Bangun Ketahanan Pangan dan Kesehatan Atasi Wabah

Republika Online
Republika Online - Sat, 23 May 2020 11:42
Dilihat: 21
Wamenhan: Bangun Ketahanan Pangan dan Kesehatan Atasi Wabah

JAKARTA -- Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Sakti Wahyu Trenggono, menyatakan, pandemi Covid-19 menyadarkan semua pihak, isu di bidang pertahanan tak hanya masalah alat utama sistem persenjataan (alutsista). Menurutnya ketahanan nirmiliter seperti kesehatan dan pangan juga merupakan hal yang strategis.

"Saya masih teringat usai dilantik Presiden Jokowi pada 25 Oktober 2019, ketika ditanya media soal pertahanan. Saat itu saya nyatakan perang di masa depan itu salah satunya melawan penyebaran virus dan penyakit," ujar Sakti saat berdiskusi dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Jumat (22/5).

Ia menjelaskan, pandemi yang terjadi sekarang bisa diibaratkan sebagai Indonesia sedang berperang melawan musuh tak terlihat. Musuh tersebut telah mengubah sendi-sendi kehidupan dan cara manusia berinteraksi antara satu dengan yang lainnya.

"Saat ini kami tengah merancang beberapa langkah strategis menghadapi musuh tak terlihat ini dengan titik berat membangun ketahanan pangan dan kesehatan agar bangsa ini siap menghadapi peristiwa ini jika terulang kembali," katanya.

Di bidang kesehatan, kata Sakti, Kementrian Pertahanan tengah melakukan transformasi di Universitas Pertahanan. Transformasi itu dilaksanakan dengan mendirikan Fakultas Kedokteran Militer, Fakuktas Farmasi Militer, dan Fakultas Teknik Militer.

"Kami ingin mencetak sumber daya manusia unggul di bidang kesehatan, terus ada laboratorium farmasi dan virologi. Semua ini agar ketahanan kesehatan menjadi mandiri di masa depan," katanya.

Kemudian bidang pangan, pihaknya tengah dicari lahan untuk menyediakan cadangan pangan untuk kepentingan pertahanan nasional. Agar dapat terealisasi dengan baik, maka dibutuhkan konsistensi kebijakan karena akan memakan waktu yang tidak sebentar.

"Kami sedang melihat beberapa lokasi yang akan kita gunakan supaya bisa mendukung ketahanan pangan. Untuk merealisasikan ide cadangan pangan ini dibutuhkan konsistensi kebijakan karena butuh waktu lama untuk merealisasikannya," kata dia.


Berita Terkait
  • BNI Dorong Mitra UMKM Go Online
  • DD dan BNI Asset Management Bantu Guru Mengaji dan Honorer
  • Lazis PJB Gresik dan DD Jatim Salurkan 100 Paket Budikdamber
Berita Lainnya
  • Palestina Kecam Pelanggaran UEA terhadap Pejabatnya
  • Sultra Rehabilitasi Sekolah Jadi Tempat Karantina Covid-19

Wamenhan: Bangun Ketahanan Pangan dan Kesehatan Atasi Wabah

Wamenhan: Bangun Ketahanan Pangan dan Kesehatan Atasi Wabah

Wamenhan: Bangun Ketahanan Pangan dan Kesehatan Atasi Wabah

Wamenhan: Bangun Ketahanan Pangan dan Kesehatan Atasi Wabah

Wamenhan: Bangun Ketahanan Pangan dan Kesehatan Atasi Wabah

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya