0
Thumbs Up
Thumbs Down

Wapres: Keterbukaan Informasi Alami Perbaikan Meski Pandemi

Republika Online
Republika Online - Tue, 26 Oct 2021 12:12
Dilihat: 58
Wapres: Keterbukaan Informasi Alami Perbaikan Meski Pandemi

JAKARTA--Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan keterbukaan informasi publik saat ini terus mengalami perbaikan. Menurutnya, meski pandemi Covid-19 tidak jadi penghalang badan publik untuk terus meningkatkan keterbukaan informasi publik.

"Kita patut berbangga di tengah kondisi pandemi seperti ini keterbukaan informasi publik terus mengalami perbaikan," ujar Wapres di acara Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2021, Selasa (26/10).

Wapres menyebut, laporan Komisi Informasi Pusat (KIP) menemukan hasil monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik badan publik pada 2020 sebanyak 93,1 persen. Angka ini naik cukup signifikan dibanding tahun 2019 yang hanya 74,37 persen dan 2018 sebesar 62,83 persen.

Selain itu, kata Wapres, kenaikan tingkat partisipasi juga diikuti dengan badan publik yang masuk kualitas informatif yaitu sebanyak 60 badan publik. "Ini menunjukkan target RPJM tahun 2020 sebanyak 35 badan publik yang masuk kualifikasi informatif telah terlampaui," kata Wapres.

Ia pun berharap adanya keterbukaan informasi publik membuat partisipasi masyarakat makin meningkat dalam proses kebijakan publik. Sebab, partisipasi masyarakat salah satu kunci terwujudnya tata kelola pemerintah yang baik dan transparan.

Tak hanya itu, seiring meningkatnya partisipasi masyarakat dalam proses pembuatan kebijakan publik tentu akan semakin tinggi pula literasi dan pengetahuan masyarakat terhadap substansi kebijakan pemerintah. Sehingga diharapkan mampu meminimalkan mispersepsi masyarakat dan mendukung penguatan good government.

"Di sinilah mekanisme checks and balances terbangun dengan partisipasi masyarakat sebagai bagian dari pengawasan publik guna terciptanya kebijakan yang kredibel dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat luas," ujarnya.

Karena itu, Wapres berharap Badan publik yang telah memperoleh kualifikasi sebagai Badan Publik yang Informatif terus menjaga kinerja secara optimal serta mengembangkan kualitas pelayanan informasi publik yang semakin baik.

Sedangkan, untuk badan publik yang masih memiliki kualifikasi Cukup Informatif, Kurang Informatif, dan bahkan Tidak Informatif, ia meminta agar segera melakukan perbaikan dalam manajemen keterbukaan informasi publik.


"Terus diupayakan peningkatan aspek dan nilai-nilai transparansi, akuntabilitas, inovasi, serta partisipasinya ke dalam setiap aspek pelayanan informasi tata kelola pemerintahan kepada publik," katanya.

Berita Terkait
  • Wapres Minta Badan Publik Terbuka Terhadap Kritik
  • Wapres Berharap Kerbau Moa Bisa Dipasok ke Banyak Daerah
  • Wapres Harap Kemiskinan Sisa 8 Persen pada 2024
Berita Lainnya
  • PBB: 22 Juta Warga Afghanistan Hadapi Kekurangan Pangan Akut
  • Wapres: Keterbukaan Informasi Alami Perbaikan Meski Pandemi

Wapres: Keterbukaan Informasi Alami Perbaikan Meski Pandemi

Wapres: Keterbukaan Informasi Alami Perbaikan Meski Pandemi

Wapres: Keterbukaan Informasi Alami Perbaikan Meski Pandemi

Wapres: Keterbukaan Informasi Alami Perbaikan Meski Pandemi

Wapres: Keterbukaan Informasi Alami Perbaikan Meski Pandemi

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya