0
Thumbs Up
Thumbs Down

Warganya Tolak Jalan Tol, Walinagari Koto Baru Simalanggang Angkat Tangan

covesia
covesia - Wed, 19 Feb 2020 20:07
Dilihat: 51
Warganya Tolak Jalan Tol, Walinagari Koto Baru Simalanggang Angkat Tangan

Covesia.com - Walinagari Koto Baru Simalanggang, Purwanto mengaku angkat tangan dalam persoalan proyek pembangunan jalan tol Sumbar- Riau yang melewati daerahnya. Dirinya mengaku saat ini menjadi sasaran kemarahan masyarakat yang menolak pembangunan jalan tol.

"Saya angkat tangan. Tidak mau ikut-ikut dalam urusan jalan tol ini sedikitpun. Kalau mau Konsultan ke masyarakat, langsung saja ke masyarakat. Sekarang masyarakat sudah punya tim khusus mereka sendiri. Boleh langsung saja, jangan ke kami (Pemerintah Nagari-red lagi. Kami tidak mau berbenturan dengan masyarakat kami sendiri," sebut Purwanto kepada Covesia.com di kantornya, Rabu (19/2/2020).

Purwanto mengaku trauma dengan pertemuan masyarakat dengan Konsultan di Mesjid Al-Mukhsini di Koto Baru Simalanggang. Saat itu, masyarakat terlihat tidak puas dan marah kepada konsultan. Pertemuan tersebut, resmi undangan dari Pemerintah Nagari Koto Baru Simalanggang atas permintaan konsultan.

"Pertemuan di Mesjid Al-Mukhsinin kemarin itu memang kami yang mengundang masyarakat secara resmi atas permintaan konsultan. Tahu-tahu pertemuan heboh. Sekarang sasaran kemarahan masyarakat sudah mengarah kepada kami. Ini saja saya sudah diisukan ke tengah masyarakat menerima hadiah ini itu," sebut Purwanto.

Diceritakan Purwanto, awal pembangunan jalan tol ini pada April 2019 lalu. Pihak Konsultan mendatangi pemerintahan nagari untuk memberitahu bahwa ada rencana pembangunan jalan tol Sumbar- Riau yang akan melintas di Koto Baru Simalanggang. Saat itu dipaparkan perencanaan dan rencana pemetaan kepada Pemerintahan Nagari oleh Konsultan.

Tak lama berselang, seluruh walinagari yang daerahnya akan dilalui pembangunan jalan tol di kumpulkan oleh Dinas PUPR Kabupaten Limapuluh Kota dan memaparkan hal yang sama seperti yang disampaikan konsultan sebelumnya.

Kemudian akhir Januari 2020, pihak konsultan kembali datang dan meminta untuk dimediasikan kepada masyarakat dengan agenda sosialisasi.

"Datang pertama memberitahu kami kalau akan ada pembangunan jalan tol disini. Kemudian kami para walinagari yang daerahnya akan ada pembangunan jalan tol dikumpulkan di Dinas PUPR Pemkab 50 Kota. Ada waktu itu walinagari Taeh Baruah, Gurun, Sarilamak, Koto Tongah Simalanggang dan lainnya. Selepas itu, hening sampai akhir Januari 2020. Kedatangan konsultan kedua untuk sosialisasi ke masyarakat," katanya.


(agg)

Sumber: covesia

Warganya Tolak Jalan Tol, Walinagari Koto Baru Simalanggang Angkat Tangan

Warganya Tolak Jalan Tol, Walinagari Koto Baru Simalanggang Angkat Tangan

Warganya Tolak Jalan Tol, Walinagari Koto Baru Simalanggang Angkat Tangan

Warganya Tolak Jalan Tol, Walinagari Koto Baru Simalanggang Angkat Tangan

Warganya Tolak Jalan Tol, Walinagari Koto Baru Simalanggang Angkat Tangan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya