0
Thumbs Up
Thumbs Down

Wartawan Dilarang Liput Vaksinasi di DPR, Ini Kata Dasco

Republika Online
Republika Online - Fri, 26 Feb 2021 13:40
Dilihat: 46
Wartawan Dilarang Liput Vaksinasi di DPR, Ini Kata Dasco

JAKARTA -- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan larangan wartawan meliput vaksinasi anggota DPR dan keluarga karena ada anggota yang keberatan jika dilakukan pengambilan gambar ketika proses dilakukan. Ia meminta awak media memahami kondisi tersebut.

"Kan mereka harus juga menjaga imunitas, kalau kemudian soal protokol kesehatan itu kan orang yang divaksinasi itu kan ada yang juga takut-takut kalau kemudian diambil gambarnya segala macam, mungkin mereka keberatan. Jadi kalau pengambilan gambar itu dari kejauhan mungkin, ya mungkin ini juga keberatan dari yang divaksinasi, tolong juga wartawan ngerti lho," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/2).

Ia membantah bila DPR terkesan menutup-nutupi soal kegiatan vaksinasi tersebut. Menurutnya vaksinasi adalah program pemerintah dan tidak benar kalau digelar tertutup.

Baca: Dasco: Vaksinasi di DPR Nggak Ditutup-tutupi

"Oleh karena sedang reses, kesetjenan memberikan informasi kepada fraksi-fraksi yang kemudian memberikan informasi kepada anggotanya. Jadi tidak benar kalau vaksinasi ini soal tertutup-tertutup, nggak ada yang ditutup-tutupi, wong vaksinasi ini program pemerintah kok," ujarnya.

Ia pun membenarkan bahwa vaksinasi memang tidak hanya diterima oleh pegawai dan anggota DPR. Keluarga anggota DPR juga divaksin. Menurutnya jatah itu berdasarkan alokasi dari kementerian kesehatan.

"Kita mendapatkan jatah dari Kementerian Kesehatan, DPR dan anggota keluarga yang terdaftar di kesetjenan DPR itu yang dapat. Jadi alokasi itu dari Kemenkes," kata Dasco.

Ia mengaku tidak mengetahui berapa alokasi jatah vaksin yang diterima DPR. Namun, Dasco menambahkan, selain pegawai dan anggota, staf pendukung, petugas keamanan, hingga petugas kebersihan juga mendapatkan jatah vaksinasi Covid-19. Hal itu untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 di DPR.

"Karena DPR ini area sudah area merah, sudah banyak Pamdal, sudah banyak pegawai yang terkena covid, sehingga kita lebih banyak kegiatan kemarin WFO," ucapnya.


"Sehingga saya tekankan sekali lagi tidak ada soal yang tertutup soal vaksinasi di DPR ini, kami mendukung program pemerintah justru diadakan terbuka cuma karena kondisi reses, mungkin informasinya terlambat dari fraksi ke anggota-anggotanya," tambah dia.

Berita Terkait
  • Dasco: Vaksinasi di DPR Nggak Ditutup-tutupi
  • Program Vaksinasi di Korsel Dimulai
  • Malaysia Diskusi dengan Ulama Dunia Soal Kehalalan Vaksin
Berita Lainnya
  • Wartawan Dilarang Liput Vaksinasi di DPR, Ini Kata Dasco
  • Anggota Intel Polda Metro Terlibat Pencurian? Ini Faktanya

Wartawan Dilarang Liput Vaksinasi di DPR, Ini Kata Dasco

Wartawan Dilarang Liput Vaksinasi di DPR, Ini Kata Dasco

Wartawan Dilarang Liput Vaksinasi di DPR, Ini Kata Dasco

Wartawan Dilarang Liput Vaksinasi di DPR, Ini Kata Dasco

Wartawan Dilarang Liput Vaksinasi di DPR, Ini Kata Dasco

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya