0
Thumbs Up
Thumbs Down

Waspada! Begini Bentuk Kekerasan Seksual yang Kerap Terjadi

genpi
genpi - Fri, 24 Sep 2021 23:40
Dilihat: 41

GenPI.co - Psikolog Herlin Kencana Giri memaparkan beberapa bentuk kekerasan seksual yang kerap terjadi.

Menurut Herlin, Komnas Perempuan mengategorikan setidaknya ada 14 poin bentuk-bentuk kekerasan seksual.

Hal itu disampaikan dalam webinar FIA Care Sharing Session bertema "Pentingnya Mengenal Segala Bentuk Kekerasan pada Perempuan", Minggu (19/9).

"Pertama, ada pelecehan seksual. Salah satu bentuknya adalah catcalling yang termasuk pelecehan seksual verbal," ujarnya dalam webinar yang diikuti GenPI.co itu.

Kedua, eksploitasi seksual. Contohnya, pemaksaan untuk berhubungan oleh seseorang, baik pasangan atau orang lain.

"Ketiga, perbudakan seksual. Hal ini masih ada, walaupun tidak terlihat kasusnya di permukaan," paparnya.

Keempat, intimidasi seksual. Misalnya, hinaan kepada seseorang perihal bentuk badan.

"Kelima, penghukuman bernuansa seksual. Misalnya, menghukum seseorang lari lapangan tanpa mengenakan sehelai pakaian," katanya.

Keenam, penyiksaan seksual. Menurut Herlin, para pelaku melakukan kekerasan terhadap kepunyaan korban.

"Ketujuh, pemaksaan perkawinan. Seseorang harus punya hak untuk mengatakan iya atau tidak terkait apa yang dia lakukan," tuturnya.

Alumnus Universitas Diponegoro itu mengatakan bahwa poin kedelapan dan kesembilan adalah perkosaan dan kontrol seksual.

"Kontrol seksual ditandai dengan label 'perempuan baik' dan 'perempuan tidak baik', padahal kita tahu bahwa semua orang punya sisi baik dan buruk," katanya.

Poin kesepuluh dan kesebelas adalah pemaksaan aborsi dan kontrasepsi.

"Perempuan punya hak untuk mempunyai anak. Kalau ada pemaksaan, berarti sang korban tidak memiliki consent untuk melakukan itu," ungkapnya.

Keduabelas, prostitusi paksa. Herlin menuturkan bahwa tak sedikit seseorang yang dipaksa oleh orang terdekat untuk menjalani pekerjaan itu untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

Ketigabelas, praktik tradisi. Menurut Herlin, ada beberapa praktik tradisi yang tak lazim secara kesehatan.

"Terakhir, ada pemaksaan kehamilan. Hal ini biasa terjadi kepada seorang istri yang dipaksa oleh sang suami. Semua orang itu punya kontrol penuh terhadap diri masing-masing," tuturnya. (*)

Simak video pilihan redaksi berikut ini:

Sumber: genpi

Waspada! Begini Bentuk Kekerasan Seksual yang Kerap Terjadi

Waspada! Begini Bentuk Kekerasan Seksual yang Kerap Terjadi

Waspada! Begini Bentuk Kekerasan Seksual yang Kerap Terjadi

Waspada! Begini Bentuk Kekerasan Seksual yang Kerap Terjadi

Waspada! Begini Bentuk Kekerasan Seksual yang Kerap Terjadi

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya