0
Thumbs Up
Thumbs Down

Yordania Terpaksa 'Lockdown' Kembali

covesia
covesia - Thu, 01 Oct 2020 08:11
Dilihat: 33
Yordania Terpaksa 'Lockdown' Kembali

Yordania pada Rabu (30/9/2020) memperingatkan bahwa karantina wilayah (lockdown) penuh, yang berpotensi menghancurkan ekonominya yang rentan, terpaksa diterapkan kembali setelah mencatat 1.767 kasus baru Covid-19, jumlah harian tertinggi sejak kemunculan wabah itu.

Jumlah keseluruhan negeri itu atas infeksi yang terkonfirmasi saat ini mencapai 11.816 dengan 61 kematian sejak kasus pertama muncul pada awal Maret, Menteri Kesehatan Saad Jaber mengatakan dalam satu pernyataan.

Yordania, yang memiliki beberapa dari jumlah infeksi terendah di kawasan dalam beberapa bulan pertama persebaran pandemi, mengalami peningkatan jumlah harian yang mengkhawatirkan bulan ini. Para pejabat kesehatan mengatakan negeri itu sekarang menghadapi satu persebaran komunitas.

Pemerintah bisa terpaksa memberlakukan karantina wilayah penuh yang akan melumpuhkan aktivitas harian dan menangguhkan bisnis bila lonjakan kasus yang "membahayakan" sulit diatasi otoritas kesehatan, juru bicara pemerintah Amjad Adailah mengatakan.

"Ini masalah yang tak seorang pun inginkan," katanya merujuk pada kasus-kasus harian yang berlipat dalam pekan ini.

Pemerintah juga meningkatkan hukuman penjara hingga satu tahun bagi siapa pun yang menyelenggarakan pernikahan, pesta, penguburan atau kumpul-kumpul bersama lebih dari 20 orang yang hadir, dalam langkah-langkah mutakhir untuk menerapkan pengamanan kesehatan.

Penutupan dua pekan sekolah-sekolah diperluas untuk lebih dari dua juta murid, yang belum lama memulai lagi bersekolah pada awal September setelah libur lima bulan.

Masjid-masjid dan tempat-tempat kerja, betapapun, akan diizinkan buka kembali pada Kamis, berbarengan dengan restoran-restoran, tapi dengan pengamanan kesehatan yang jauh lebih ketat.

Pemerintah khawatir karantina wilayah penuh akan memberikan pukulan menghancurkan pada perekonomian yang bergantung pada bantuan, yang diramal menyusut enam persen tahun ini, kemerosotan pertama dalam beberapa dasawarsa. Yordania juga menghadapi pengangguran, kemiskinan yang makin parah, dan kemungkinan keresahan warga di masa datang.

Para pejabat mengatakan mereka akan memaksakan pada Kamis karantina kamp Baqaa di pinggiran ibu kota, salah satu dari kamp-kamp pengungsi Palestina di Timur Tengah. Kamp itu menampung lebih dari 200.000 orang, namun mencatat banyak infeksi.


(ant/dnq)

Sumber: covesia

Yordania Terpaksa 'Lockdown' Kembali

Yordania Terpaksa 'Lockdown' Kembali

Yordania Terpaksa 'Lockdown' Kembali

Yordania Terpaksa 'Lockdown' Kembali

Yordania Terpaksa 'Lockdown' Kembali

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya