0
Thumbs Up
Thumbs Down

Yuk Investasi Reksa Dana

okezone
okezone - Sat, 08 Feb 2020 12:04
Dilihat: 30
Yuk Investasi Reksa Dana

JAKARTA- Salah satu alternatif investasi di pasar modal untuk para pemula adalah reksa dana. Reksa dana adalah dana yang dikelola manajer investasi yang mendapatkan izin untuk mengelola dana dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Investor membeli reksa dana dalam bentuk unit penyertaan. Harga tiap unit reksa dana bisa dilihat di beberapa surat kabar, atau melalui website masing-masing Manajer Investasi, atau melalui para agen penjual reksa dana.

Harga jual dan beli mata uang asing reksa dana sama nilainya, yaitu mengacu pada harga penutupan perdagangan hari sebelumnya. Investor dikenakan biaya penjualan (redemption) dan biaya pembelian (subscription).

Baca Juga: Dana Perlindungan Investor Pasar Modal

Harga unit reksa dana atau disebut nilai aktiva bersih (NAB) per unit berubah setiap harinya, mengikuti perkembangan harga portofolio aset yang menjadi underlying reksa dana. Ada 4 jenis reksa dana. Reksa dana saham, mengalokasikan dana milik investor yang terkumpul dari pembelian unit reksa dana sebagian besar ke saham-saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Reksa dana campuran mengalokasikan dana ke instrumen saham dan instrumen pendapatan tetap yakni obligasi dan surat utang yang diperdagangkan di BEI. Berikutnya, reksa dana pendapatan tetap yang mengalokasikan dana sebagian besar ke instrumen obligasi dan surat utang negara.

Reksa dana bisa dibeli investor dengan modal yang relatif rendah. Cukup dengan Rp100.000 bisa membeli unit reksa dana. Berapa unit yang dimiliki investor bergantung pada harga per unit tiap reksa dana. Umumnya reksa dana yang baru diterbitkan, menetapkan harga Rp1.000 per unit. Dan dalam perkembangan harganya akan naik atau turun mengikuti harga instrumen dalam portofolio.

Baca Juga: Daftar Saham yang Masuk dan Terdepak dari Daftar Efek Shortsell

Di mana investor bisa membeli reksa dana? Saat ini jalur pemasaran reksa dana sudah beragam. Investor bisa membeli langsung melalui Manajer Investasi pengelola reksa dana. Daftar Manajer Investasi bisa dilihat di website OJK. Bisa juga membeli melalui bank yang menjadi Agen Penjual Reksa Dana (APERD). Dan lembaga keuangan lain (PPE/Perantara Pedagang Efek khusus) yang memiliki izin APERD. Bahkan toko online pun saat ini sudah ada yang menjadi APERD.

Tiap APERD harus mendapatkan izin dari OJK. Dan hanya APERD yang memiliki Wakil Agen Penjual Reksa Dana (WAPERD) yang bisa menjual reksa dana. Untuk mendapatkan lisensi WAPERD ada ujian yang harus diikuti oleh tenaga penjual reksa dana.


Berdasarkan data OJK saat ini ada 98 manajer investasi pengelola reksa dana dan 63 APERD dan lebih dari 3.000 kantor cabang APERD di seluruh Indonesia, 55 platform transaksi online, 76 kantor cabang manajer investasi. Platform e-commerce antara lain Tokopedia, Bukapalak, Blanja, Duniahalal. Platform e-payment antara lain Ovo, Doku, LinkAja. Dan masih banyak platform online lainnya.

Sumber: okezone

Yuk Investasi Reksa Dana

Yuk Investasi Reksa Dana

Yuk Investasi Reksa Dana

Yuk Investasi Reksa Dana

Yuk Investasi Reksa Dana

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya