0
Thumbs Up
Thumbs Down

Analis Ingatkan Politik Bukan Perang

Republika Online
Republika Online - Fri, 12 Apr 2019 08:15
Viewed: 75
Analis Ingatkan Politik Bukan Perang

JAKARTA -- Analis politik Exposit Strategic Arif Susanto mengatakan seluruh pihak seharusnya memahami dan memastikan bahwa persaingan politik di Pemilu 2019 bukanlah sebuah peperangan. "Politik mesti dapat dibedakan dari perang, kalau perang menang jadi arang kalah jadi abu," kata Arif di Jakarta, Kamis (11/4).

Sedangkan persaingan politik pemilu, katanya, harusnya menghasilkan perbaikan yang lebih baik terhadap berbangsa dan bernegara dari periode ke periode pemerintahan yang telah terpilih dari proses pemilu. Namun dari narasi-narasi yang disampaikan belakangan ini, elite politik terkesan seakan sedang berperang atau tidak siap kalah dan ingin menang sendiri.

"Banyak yang disampaikan ke publik seperti, kalau kalah berarti pemilu curang, akan menggerakkan people power, mempolitisasi masyarakat, kelompok yang bukan organisasi politik. Ini berbahaya," kata dia.

Penyakit tidak siap kalah atau ingin menang sendiri ini, kata Arif memang merupakan suatu penyakit dalam politik nasional. Pelaku-pelakunya menjadi sulit menerima perbedaan, minim empati, bahkan nyaris selalu konfrontatif.

Situasi ini bukan hanya buruk untuk pelaksanaan pemilu, tapi ini juga memberi pengaruh negatif terhadap keberlangsungan bernegara. "Kalau pemerintahan akan berganti setiap kali pemilu, tetapi negara tetap berlangsung selamanya. Jadi jangan memakai strategi politik yang mendelegitimasi pemilu karena hanya akan menciptakan ketidakpercayaan publik terhadap negara," kata dia.

Seharusnya semangat persaudaraan, melalui momentum kedua calon presiden, Joko Widodo berpelukan dengan Prabowo Subianto ketika debat beberapa waktu lalu dapat mengalir hingga ke rakyat. "Ini bisa terjadi kalau para elite politik tidak hanya ingin menang sendiri, harus siap kalah, dan menunjukkan sikap yang sama dengan apa yang telah ditunjukkan Jokowi dan Prabowo di atas panggung," kata Arif.

Dengan sikap bijak politikus diharapkan suasana damai bernegara dapat dirasakan saat hari pemilihan, masa transisi periode pemerintahan dan tahun-tahun kepemimpinan presiden terpilih.


Adu Narasi Menangi Pilpres dari Kedua Kubu
Berita Terkait
  • BPN: 80 Nama Calon Menteri tak Hanya dari Koalisi
  • AHY Harap KPU dan Bawaslu Segera Pastikan Kasus di Malaysia
  • Pengamat: KPU dan Bawaslu Bisa Mudah Urai Kasus di Malaysia
Berita Lainnya
  • Indonesia Dukung Kemajuan Ekonomi Bersama ASEAN
  • Sabda Nabi tentang Keberkahan Harta

Analis Ingatkan Politik Bukan Perang

Analis Ingatkan Politik Bukan Perang

Analis Ingatkan Politik Bukan Perang

Analis Ingatkan Politik Bukan Perang

Analis Ingatkan Politik Bukan Perang

  
OUR PARTNERS
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya