0
Thumbs Up
Thumbs Down

BEI Pertimbangkan Delisting 3 Saham

okezone
okezone - Tue, 21 Aug 2018 14:44
Viewed: 93

JAKARTA - Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan emiten dan memberikan efek jera terhadap emiten yang melanggar aturan di pasar, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mempertimbangkan untuk menghapus pencatatan saham (delisting) tiga emiten. Bursa menegaskan langkah tersebut dilakukan karena saham ketiga perusahaan sudah dihentikan lebih dari 24 bulan.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, IGD N Yetna Setia mengatakan, mengacu pada peraturan bursa maka jika sudah 24 bulan tidak diperdagangkan, maka BEI berkuasa melakukan delisting. Namun, BEI juga berkewajiban untuk menilik kembali upaya perusahaan untuk nemperbaiki kinerja perusahaannya.

"Di peraturan kita mengenai delisting kan jelas bahwa perusahaan tercatat itu efeknya tidak diperdagangkan dalam waktu lebih dari 24 bulan kita akan melakukan delisting,"ujarnya di Jakarta, kemarin.

Untuk itu, Yetna menyebutkan akan memberikan kesempatan terlebih dahulu kepada perusahaan untuk memperbaiki kinerjanya di bawah pengawasan bursa dalam waktu terbatas.

Adapun tiga emiten yang masuk pertimbangan BEI untuk delisting antara lain, PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP), PT Truba Alam Mineral Enginering Tbk (TRUB), dan PT Bara Jaya Internasional Tbk (ATPK).

Untuk PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) saat ini bursa mengenakan sistem wajib lapor kepada perusahaan setelah melakukan pertemuan dengan direksi dan komisaris perusahaan (hearing) perihal kelangsungan usaha perusahaan. Adapun perusahaan ini sudah disuspensi oleh bursa sejak 2015 silam.

"Investor itu kan butuh future prospect karena itu hal yang umum untuk investasi karena kan orang melihat nanti perusahaan ke depannya akan seperti apa," jelasnya.

Disampaikannya, SIAP diberi tenggak waktu tiga bulan setelah mereka memberikan tanggapan. Pihak BEI, lanjut Nyoman, sudah surati dari 10 Agustus lalu. Jadi maksimal bulan Oktober mereka harus memberikan prospek perbaikan.

"Jika masih melebihi dan tidak ada harapan maka akan kami lakukan delisting," kata Nyoman.

Kemudian untuk PT Truba Alam Mineral Enginering Tbk (TRUB) juga sudah dipanggil untuk hearing oleh bursa dan sudah dimintai keterangan lebih lanjut. Namun sayang perusahaan ini masih belum menyampaikan keterangannya dan diberi waktu hingga, Selasa (21/8/2018). Terakhir, PT Bara Jaya Internasional Tbk (ATPK) saat ini akan kembali direview oleh BEI terkait perkembangan komitmen dari direksi perusahaan untuk kepastian keberlangsungan perusahaan.

Sebelumnya, BEI memperpanjang suspensi delapan emiten. Dimana kedepalannya, sudah menyampaikan laporan keuangan 2017, tetapi belum membayar denda. Emiten tersebut yakni PT Bara Jaya Internasional (ATPK), Capitalinc Investment Tbk (MTFN), Truba Alam Manunggal Tbk (TRUB), Evergreen Invesco Tbk (GREN) di mana emiten ini belum menyampaikan laporan 2017 ditambah denda. Sementara emiten yang masih disuspensi namun sudah menyerahkan laporan 2017, namun belum membayar denda adalah Zebra Nusantara (ZBRA), PT Merck Sharp Dohme Pharma (SCPI), Cakra Mineral (CKRA), dan Borneo Lumbung Energi & Metal (BORN).


Source: okezone

BEI Pertimbangkan Delisting 3 Saham

BEI Pertimbangkan Delisting 3 Saham

BEI Pertimbangkan Delisting 3 Saham

BEI Pertimbangkan Delisting 3 Saham

BEI Pertimbangkan Delisting 3 Saham

Related News
Popular News From okezone
OUR PARTNERS
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
Rumah
rumah123
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar