0
Thumbs Up
Thumbs Down

Cina Siap Bangun Stasiun Tenaga Surya di Luar Angkasa

Republika Online
Republika Online - Mon, 18 Feb 2019 18:00
Viewed: 169
Cina Siap Bangun Stasiun Tenaga Surya di Luar Angkasa

BEIJING -- Cina dilaporkan sedang bersiap membangun stasiun tenaga surya di luar angkasa. Hal itu memperlihatkan ambisi Cina untuk mengeksplorasi antariksa setelah berhasil mendaratkan pesawat Chang'e-4 di sisi terjauh bulan pada Januari lalu.

Dilaporkan laman the Straits Times, para ilmuwan Cina telah memulai pembangunan pangkalan percobaan di Kota Chongqing. Beijing memang berencana memgembangkan pembangkit listrik yang lebih kecil di stratosfer antara tahun 2021-2025.

Negeri Tirai Bambu pun menargetkan membangun fasilitas tenaga surya level 1 megawatt di ruang angkasa pada 2030. Jika semua misi dan target itu berhasil tercapai, Cina akan membangun generator yang lebih besar.

Tak hanya itu, Badan Antariksa Cina (CNSA) telah mencanangkan misi untuk membawa astronaut mereka melakukan perjalanan ke planet Mars. Misi itu rencananya dilaksanakan pada 2020 mendatang.

Cina berencana membangun stasiun luar angkasa sendiri pada 2022. Stasiun tersebut akan mereka beri nama 'Tiangong', yang artinya Istana Surgawi.

Tiangong dilaporkan akan memiliki modul inti dan dua modul lain untuk keperluan eksperimen. Semuanya berbobot 66 ton dan mampu mengangkut tiga awak, dengan siklus hidup yang dirancang setidaknya hingga 10 tahun.

Fasilitas tersebut akan digunakan untuk penelitian ilmiah di berbagai bidang, termasuk biologi, fisika, dan ilmu material.

Pada 3 Januari lalu, pesawat ruang angkasa Cina, Chang'e-4, berhasil mendarat di sisi terjauh bulan. Pesawat itu dilengkapi dengan spektometer radio frekuensi rendah guna membantu para ilmuwan memahami bagaimana awalnya bintang-bintang berpijar serta bagimana alam semesta muncul setelah Big Bang (ledakan besar).

Dalam misinya, Chang'e-4 juga menyelidiki apakah daratan bulan yang tandus dapat mendukung kehidupan. Gambar yang dikirim kembali oleh pesawat tersebut memperlihatkan daun hijau pertama dari biji kapas sembilan hari setelah masa percobaan.


Saat ini Cina menganggarkan dana sebesar 8 miliar dolar AS untuk program antariksanya. Jumlah tersebut menempatkan Beijing sebagai negara dengan anggaran luar angkasa terbesar kedua setelah AS.

Berita Terkait
  • Sewa Detektif Lokal, Cina Kejar Aset Warganya di Australia
  • Pangeran Salman akan Kunjungi Cina
  • Cina Bantah Jalin Komunikasi dengan Oposisi Venezuela
Berita Lainnya
  • Kemenkominfo Ingin Berikan Subsidi ke Perusahaan Fintech
  • Kiai Ma'ruf Terima Dukungan dari Kiai dan Ulama Pasundan

Cina Siap Bangun Stasiun Tenaga Surya di Luar Angkasa

Cina Siap Bangun Stasiun Tenaga Surya di Luar Angkasa

Cina Siap Bangun Stasiun Tenaga Surya di Luar Angkasa

Cina Siap Bangun Stasiun Tenaga Surya di Luar Angkasa

Cina Siap Bangun Stasiun Tenaga Surya di Luar Angkasa

  
OUR PARTNERS
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya