0
Thumbs Up
Thumbs Down

Dari Madrasah, Tradisi Belajar Menjalar

Republika Online
Republika Online - Tue, 21 May 2019 23:06
Viewed: 72
Dari Madrasah, Tradisi Belajar Menjalar

JAKARTA -- Dalam bukunya, History of the Moorish Empire in Europe, SP Scott melukiskan suasana di sebuah ruang belajar yang diliputi gairah Muslim memahami ilmu. Terdapat risalah tebal mengenai bedah dan obat-obatan. Di tangan masing-masing murid tergenggam peta langit yang berisi nama-nama bintang dalam bahasa Arab.

"Seperti muazin yang luhur, mereka tak sekadar menghapalnya, tapi juga mengambil hikmah dari kekayaan langit itu yang menambah keyakinan agamanya," cetus Scott.

Tradisi belajar menjalar secara cepat di kalangan Muslim dan memantik mereka mem bangun tempat-tempat belajar. Tak heran jika bermunculan lembaga pendidikan yang sangat berpe ran menebar ilmu pengetahuan.

Jadi, mereka yang haus ilmu dengan mudah menentukan pilihan di mana mereka mau belajar, khan, madrasah, atau masjid. Pada abad ke-11 hingga ke-13 M, terbentuk banyak lembaga pendidikan, termasuk pendidikan tinggi. Umumnya itu bermula dari keinginan komunitas cendekiawan memperluas dan mengajar kan ilmu pengetahuan.

Lembaga yang banyak dikenal biasanya adalah madrasah. Tak jarang madrasah menyatu dengan bangunan masjid. Madra sah pertama digagas oleh Ibnu Jubair (wafat 614 H/1217 M). Saat berkunjung ke Baghdad, Irak, selama 30 hari, ia terpikir untuk membangun madrasah. Ia meme nuhi tekadnya itu dan se buah madrasah pun tegak berdiri.

Bak jamur di musim hu jan, langkah serupa cepat menyebar. Bukan hanya di lakukan satu atau dua ke lompok orang, tetapi ba nyak kalangan. Saat pemerintahan Seljuk, gerakan ini bahkan disponsori oleh para elite penguasa dan kelompok berpunya. Misalnya, seorang wazir bernama Nizam al-Mulk. Dengan madrasahnya, di kemudian hari, ia dikenal sebagai peletak tonggak pendidikan.

Sebab, pengajaran yang berlangsung di madrasahnya tertata dengan baik dan menggunakan silabus. Tak heran bila madrasah di Baghdad yang berdiri pada 1066 Masehi itu berpenga ruh pada perkembangan madrasah yang mempunyai sistem pengajaran baik. Sejarawan Abu Shamah mengatakan, madrasah yang dibuat Nizam al-Mulk terkenal di seluruh dunia.

Madrasah tersebut men jadi percontohan. "Tidak ada desa yang tidak memiliki sekolah yang memakai sistem al-Mulk," jelasnya.


Berita Terkait
  • Mengenal Sejarah Madraash
  • Pentingnya Pendidikan dalam Islam
  • Meniadakan Generasi Curang dengan Sistem Pendidikan Islam
Berita Lainnya
  • Keterlibatan Bulog dalam BPNT Ciptakan Integrasi Hulu-Hilir
  • Ini Perbedaan Marquez dan Lorenzo di GP Jerez

Dari Madrasah, Tradisi Belajar Menjalar

Dari Madrasah, Tradisi Belajar Menjalar

Dari Madrasah, Tradisi Belajar Menjalar

Dari Madrasah, Tradisi Belajar Menjalar

Dari Madrasah, Tradisi Belajar Menjalar

  
OUR PARTNERS
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri