0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ditanya Hakim Saksi Gugup, Terdakwa Minta Maaf

Nusabali
Nusabali - Sat, 25 May 2019 10:33
Viewed: 36
Ditanya Hakim Saksi Gugup, Terdakwa Minta MaafTABANAN,
Pengadilan Negeri (PN) Tabanan kembali menggelar sidang lanjutan kasus kecurangan oknum Ketua KPPS di TPS 29 Banjar Pangkung, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan, Wayan Sarjana alias Pak Kayun, Jumat (24/5).

Kali ini 10 saksi mulai dari unsur KPU Tabanan, dua pecalang dan petugas KPPS di TPS 29 Banjar Pangkung Karung, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan didatangkan untuk memperkuat keterangan proses sidang.

Sayangnya saksi yang didatangkan dari unsur petugas di TPS 29 dalam memberikan keterangan di persidangan gugup. Bahkan kebanyakan tidak mengetahui proses terjadinya kecurangan setelah ditanya hakim, jaksa, maupun pengacara terdakwa.

Sidang kedua yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Ni Luh Sasmita Dewi didampingi dua hakim anggota, Pulung Yustisia Dewi dan Adhitya Ariwirawan dimulai sekitar pukul 14.00 WITA. Dimulai dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Gede Hadi bersama Putu Nuryanto mulai menanyakan satu per satu 10 saksi terkait kasus tersebut. Dalam keterangannya saksi saat ditanya gugup dan lebih banyak mengakui tidak tahu dan lupa.

Meskipun keterangan saksi dari unsur petugas di TPS 29 memberikan keterangan sedikit plin plan, namun terdakwa Wayan Sarjana sebagian menerima meskipun ada pernyataan saksi yang sedikit ditanggapi terkait dengan tugas KPPS di TPS. Sarjana juga mengakui seluruh perbuatannya, baik merusak surat suara menjadi tidak sah dan mencoblos surat suara kosong diperuntukkan untuk salah satu caleg. "Saya minta maaf atas perbuatan saya, kepada KPU, KPPS, dan semua unsur karena saya semua jadi sibuk," katanya.

Sementara itu pengacara terdakwa, I Gede Yudi Satria Wibawa, menjelaskan seluruh keterangan diserahkan ke penilaian hakim. Namun pihaknya tetap akan melakukan pembelaan secara lisan. "Tetap kami optimis," jelasnya. Sedangkan JPU, Putu Nuryanto mengatakan tidak mempermasalahkan keterangan saksi yang didatangkan dalam memberikan keterangan sedikit plin plan. Karena sudah ada bukti kuat video keterangan saksi sebelumnya, bahkan terdakwa sendiri pun sudah mengakui. "Tidak masalah itu sudah ada bukti video, keterangan saksi yang didatangkan sebelumnya sudah jelas, dan terdakwa sudah mengakui," tandasnya. Sidang akan dilanjutkan pada, Senin (27/5) mendatang dengan agenda pembacaan tuntutan. *des
Source: Nusabali

Ditanya Hakim Saksi Gugup, Terdakwa Minta Maaf

Ditanya Hakim Saksi Gugup, Terdakwa Minta Maaf

Ditanya Hakim Saksi Gugup, Terdakwa Minta Maaf

Ditanya Hakim Saksi Gugup, Terdakwa Minta Maaf

Ditanya Hakim Saksi Gugup, Terdakwa Minta Maaf

  
OUR PARTNERS
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri