0
Thumbs Up
Thumbs Down

KPAI Sesalkan Sikap Disdikbud NTB Tidak Luluskan Siswa Kritis

covesia
covesia - Fri, 24 May 2019 20:19
Viewed: 38
KPAI Sesalkan Sikap Disdikbud NTB Tidak Luluskan Siswa Kritis

Covesia.com - Komisi Perlindungan Anak Infonesia (KPAI) menyesalkan sikap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang ikut serta tidak meluluskan salah seorang Siswa karena memiliki sikap kritis di SLTA di Sembalun, Lombok Timur.

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti mengatakan sudah melakukan pengawasan ke Lombok terkait adanya pengaduan kasus dugaan pelanggaran hak-hak anak oleh sistem sekolah yang diduga dibangun oleh oknum Kepala Sekolah yang baru menjabat setahun di sekolah tersebut.

"Benar, Saya di sana sejak Tanggal 22 Mei 2019 kamaren hingga hari ini melakukan pengawasan dan investigasi langsung, di mana seorang siswa bernama AL tidak diluluskan karena kerap mengkritisi kebijakan sekolah. Padahal, secara keseluruhan nilai akademik, dari dokumen akademik yang diperlihatkan kepada KPAI, ananda AL lebih dari cukup untuk dapat diluluskan. Kami sangat menyesalkan pihak Disdikbud NTB juga ikut tidak meluluskan AL," ungkap Retno Listyarti kepada Covesia.com, Jumat (24/05/2019).

Menurut Retno, sikap kritis AL terhadap kebijakan sekolah yang baru terjadi pada bulan Januari-Maret 2019 tersebut menjadi sebab utama yang bersangkutan tidak diluluskan.

"Keberatan AL terhadap kebijakan sekolah terjadi karena dipicu 30 ketentuan yang dibuat secara sepihak oleh kepala sekolah tanpa proses musyawarah dan sosialisasi, diantaranya memulangkan siswa yang terlambat, tidak boleh mengenakan jaket di sekolah. Kedua kebijakan itu yang di protes AL dkk bukan tanpa alasan, mengingat dinginnya udara pada musim hujan di Sembalun, persis di kaki gunung Rinjani dan jalan menuju sekolah yang rusak dan sulit dilalui ketika diguyur hujan,"katanya.

Hal tersebut kata dia, menunjukkan adanya indikasi bahwa hak partisipasi anak di sekolah dibungkam. Padahal dalam UU Perlindungan Anak, suara anak harus didengar, partisipasi anak telah dijamin oleh UU No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

"Untuk itu sesuai hasil investigasi kami, KPAI akan segera bersurat kepada Gubenur Provinsi NTB dan MEMDIKBUD RI tentang hal ini," tutupnya.


(eri)

Source: covesia

KPAI Sesalkan Sikap Disdikbud NTB Tidak Luluskan Siswa Kritis

KPAI Sesalkan Sikap Disdikbud NTB Tidak Luluskan Siswa Kritis

KPAI Sesalkan Sikap Disdikbud NTB Tidak Luluskan Siswa Kritis

KPAI Sesalkan Sikap Disdikbud NTB Tidak Luluskan Siswa Kritis

KPAI Sesalkan Sikap Disdikbud NTB Tidak Luluskan Siswa Kritis

  
OUR PARTNERS
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri