0
Thumbs Up
Thumbs Down

Lima Warga AS Bersenjata Lengkap Ditahan di Tengah Kekacauan Berdarah di Haiti

okezone
okezone - Tue, 19 Feb 2019 11:57
Viewed: 78
Lima Warga AS Bersenjata Lengkap Ditahan di Tengah Kekacauan Berdarah di Haiti

PORT AU PRINCE - Kelompok beranggotakan tujuh warga negara asing dan seorang warga lokal ditahan oleh pihak berwenang Haiti di tengah kerusuhan yang melanda negara Karibia itu. Para tersangka yang diduga kuat memiliki latar belakang militer dilengkapi dengan senjata api bahwa drone.

Surat kabar lokal, Le Nouvelliste melaporkan, kelompok tersebut ditangkap di Ibu Kota Port Au Prince pada Minggu, sesaat setelah mereka meninggalkan Bank Haiti.

Mereka bergerak dengan menggunakan dua mobil tanpa pelat nomor dan membawa senjata kelas militer, rompi anti-peluru dan drone. Mereka juga membawa beberapa pelat yang tidak diketahui asli atau palsu.

BACA JUGA: Haiti Memanas, Rakyat Berdemonstrasi Tuntut Presiden Mundur

Mulanya para tersangka menolak turun dari kendaraannya ketika diperintahkan, dan mengklaim bahwa mereka bekerja untuk "pemerintah Haiti".

Foto-foto peralatan yang disita, yang dirilis oleh surat kabar, menunjukkan persenjataan bermutu tinggi, dilengkapi dengan scope, bipod dan barang-barang taktis mewah lainnya, senjata tambahan, banyak klip dengan amunisi, peta Port-au-Prince, telepon satelit dan berbagai macam pisau.

Selain foto-foto tersebut, sebuah video yang memperlihatkan para tersangka tengah ditahan di kantor polisi dan berusaha menutupi wajah mereka juga beredar di daring. Surat kabar lokal menyebut nama para tersangka sebagai Kroeker Kent Leland, Danilo Bajavic, Vlad Jankovic, Burton Talon, Christopher Osman M, Daniel Dustin dan Estera Michael.

Lima di antara ketujuh tersangka telah dikonfirmasi sebagai warga negara Amerika Serikat (AS) dan telah diberitahukan kepada Departemen Luar Negeri AS. Seorang tersangka dikonfirmasi sebagai warga negara Haiti sementara dua lainnya dilaporkan berasal dari Serbia dan Rusia.

Mereka ditahan atas tuduhan melakukan konspirasi, tetapi belum ada tuntutan yang dijatuhkan.

Reuters, Selasa (19/2/2019), melaporkan, salah seorang tersangka Kroeker Kent Leland adalah Mitra sekaligus Chief Operating Officer dari perusahaan keamanan swasta Kroeker Partners. Dia adalah seorang mantan marinir AS yang berkarier di bidang operasi militer, perusahaan bisnis dan manajemen krisis.

Haiti telah diguncang oleh demonstrasi besar-besaran sejak 7 Februari yang menuntut pengunduran diri Presiden Jovenel Moise dan Perdana Menteri Jean-Henry Cant.

Demonstrasi tersebut telah berubah menjadi bentrokan berdarah antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan. Sedikitnya enam orang telah tewas sejak kekacauan dimulai dengan pembakaran dan kekerasan yang terjadi di jalan-jalan.

Source: okezone

Lima Warga AS Bersenjata Lengkap Ditahan di Tengah Kekacauan Berdarah di Haiti

Lima Warga AS Bersenjata Lengkap Ditahan di Tengah Kekacauan Berdarah di Haiti

Lima Warga AS Bersenjata Lengkap Ditahan di Tengah Kekacauan Berdarah di Haiti

Lima Warga AS Bersenjata Lengkap Ditahan di Tengah Kekacauan Berdarah di Haiti

Lima Warga AS Bersenjata Lengkap Ditahan di Tengah Kekacauan Berdarah di Haiti

  
OUR PARTNERS
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri