0
Thumbs Up
Thumbs Down

Melihat Pendar Rendah Hati di Masjid Muhammad Cheng Ho

okezone
okezone - Thu, 23 May 2019 11:44
Viewed: 90
Melihat Pendar Rendah Hati di Masjid Muhammad Cheng Ho

JAKARTA - Keberadaan masjid di Kota Pahlawan tak hanya memiliki peran sebagai tempat ibadah. Masjid juga menjadi ruang untuk belajar sejarah dan menanamkan sisi patriotik pada generasi muda di Surabaya.

Salah satu destinasi unik yang bisa dibuat ruang kontemplasi untuk belajar sejarah panjang Surabaya adalah Masjid Muhammad Cheng Ho di Jalan Gading No 2. Masjid yang memiliki arsitektur perpaduan Arab dan China ini menarik untuk dikunjungi warga Surabaya yang ingin mendalami kajian sejarah dan nilai perjuangan. Johan Reinaldi, 36, warga Wonocolo, Surabaya, mengaku suka menghabiskan waktu di Masjid Cheng Ho. Bersama dengan dua buah hatinya, dia ingin mengetahui lebih banyak tentang Laksamana Cheng Ho, seorang muslim dari China yang memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di Nusantara. Ada upaya untuk menanamkan kecintaan pada kegiatan ibadah pada anak-anaknya.

"Sekalian mengenalkan pada anak-anak berbagai masjid unik yang ada di Surabaya," kata Johan, Rabu (22/5). Kepada anaknya, Johan bercerita bahwa masjid ini memiliki gaya arsitektur menyerupai kelenteng yang merupakan penghormatan kepada Laksamana Cheng Ho, seorang muslim dari China yang turut menyebarkan agama Islam di Nusantara. Perjalanan penuh sejarah yang dilalui di berbagai samudra membawanya masuk ke perairan Jawa. Maka itu, di tiap sudut bangunan ini memiliki filosofi misalnya pada bagian atas bangunan yang bertingkat tiga bentuknya segi delapan dan menyerupai pagoda dalam kepercayaan China berarti keberuntungan.

Ukuran bangunan 11 x 9 meter juga memiliki filosofi angka 11 mengikuti ukuran awal Kakbah yang dibangun Nabi Ibrahim dan angka sembilan berasal dari Wali Songo yang memengaruhi penyebaran Islam di Nusantara. Ketua Harian Masjid Muhammad Cheng Hoo Hasan Basri menuturkan, masjid ini memang hasil perpaduan gaya Indonesia, Arab, dan China. Maka itu, Masjid Cheng Ho didominasi oleh empat warna merah, kuning, biru, dan hijau yang ada dalam kepercayaan Tionghoa. Empat warna ini adalah simbol kebahagiaan, kemasyhuran, harapan, dan kemakmuran, serta masih banyak filosofi yang terkandung di dalamnya.

Di pelataran masjid di sisi selatan ini juga banyak informasi yang tertulis di dinding marmer hitam dengan tinta emas yang bisa dibaca dan pelajari terkait perjalanan hidup Sang Laksamana Cheng Ho hingga singgah dan menyebarkan Islam di Nusantara, sejarah Masjid Cheng Ho dari awal berdiri hingga saat ini beserta fasilitas yang tersedia. "Ada juga syair-syair terjemahan bahasa China yang merupakan hadiah motto dan harapan dari berbagai pihak. Syair-syair itu masih tetap bisa diperdengarkan," katanya.

Di sisi utara pelataran masjid, para jamaah juga bisa melihat relief wajah Laksamana Muhammad Cheng Ho dengan replika kapalnya yang digunakan untuk menyeberangi Samudera Hindia. Dari relief ini terdapat pesan tersirat bahwa umat Islam diminta untuk tetap rendah hati dalam menjalani kehidupan sehari-hari.


(Aan Haryono)

Source: okezone

Melihat Pendar Rendah Hati di Masjid Muhammad Cheng Ho

Melihat Pendar Rendah Hati di Masjid Muhammad Cheng Ho

Melihat Pendar Rendah Hati di Masjid Muhammad Cheng Ho

Melihat Pendar Rendah Hati di Masjid Muhammad Cheng Ho

Melihat Pendar Rendah Hati di Masjid Muhammad Cheng Ho

  
OUR PARTNERS
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya