0
Thumbs Up
Thumbs Down

Menhub Diminta Evaluasi Serius Anjloknya KRL

Republika Online
Republika Online - Mon, 11 Mar 2019 18:05
Viewed: 18
Menhub Diminta Evaluasi Serius Anjloknya KRL

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua MPR Mahyudin turut prihatin atas anjloknya kereta rel listrik (KRL) jurusan Jakarta-Bogor di lintasan antara Stasiun Cilebut dan Stasiun Bogor pada Ahad (10/3). Ia meminta Menteri Perhubungan (Menhub) mengevaluasi secara serius penyebab kecelakaan itu agar tidak terulang di kemudian hari.

"Jadi Menhub juga harus dicek bener-bener masalahnya apa. Tentu (agar) jangan sampai terulang," kata Mahyudin di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Anjloknya kereta tersebut menambah daftar panjang kecelakaan moda transportasi di Indonesia setelah sebelumnya peristiwa jatuhnya pesawat Lion PK-LQP di perairan Jawa Barat beberapa waktu lalu. Ia berharap Kementerian Perhubungan segera memperbaiki moda transportasi.

"Ya harus diperbaiki transportasi kita agar tidak terulang kecelakaan," ujarnya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta seluruh pihak terkait untuk melakukan evaluasi terkait tergelincirnya kereta rel listrik (KRL) di Cilebut, Bogor. DPR pun akan segera memanggil Kementerian Perhubungan.

"Komisi V (Infrastruktur dan Perhubungan) pasti akan memanggil menhub dan pihak terkait untuk dalam hal pengawasan agar lebih tegas lagi diperingatkan dan diawasi perusahaan-perusahaan negara ini agar tidak lalai dan abai dan memakan korban lebih banyak lagi," kata Bamsoet di Kompleks DPR RI, Jakarta, Senin (11/3).

Bamsoet menyatakan, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) selaku pelaksana transportasi. Dari PT KAI, DPR mendapat informasi bahwa tergelincirnya kereta listrik disebabkan faktor cuaca.

Namun, politikus Golkar itu menekankan bahwa evaluasi mendalam harus dilakukan agar jangan sampai terjadi kecelakaan serupa, apalagi menimbulkan korban. DPR meminta PT KAI segera melakukan evaluasi dan melakukan langkah-langkah perbaikan sistem dan teknis. Perbaikan itu diperlukan untuk menghindari kerusakan maupun kerugian nyawa orang lain.

"Kami serahkan pada PT KAI untuk mengevaluasi dan intinya adalah keselamatan penumpang keselataman warga harus dinomorsatukan," kata Bamsoet.




Berita Terkait
  • KRL Sudah Bisa Melintas di Dua Jalur Rel Cilebut-Bogor
  • Perjalanan KRL Hanya Sampai Stasiun Bojong Gede
  • Polresta Kota Bogor Sediakan Transportasi Alternatif
Berita Lainnya
  • Kemenkominfo Ingin Berikan Subsidi ke Perusahaan Fintech
  • Kiai Ma'ruf Terima Dukungan dari Kiai dan Ulama Pasundan

Menhub Diminta Evaluasi Serius Anjloknya KRL

Menhub Diminta Evaluasi Serius Anjloknya KRL

Menhub Diminta Evaluasi Serius Anjloknya KRL

Menhub Diminta Evaluasi Serius Anjloknya KRL

Menhub Diminta Evaluasi Serius Anjloknya KRL

  
OUR PARTNERS
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza