0
Thumbs Up
Thumbs Down

PBNU Kecam Insiden Bom di Sri Langka

Republika Online
Republika Online - Sun, 21 Apr 2019 21:16
Viewed: 52
PBNU Kecam Insiden Bom di Sri Langka

JAKARTA -- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam keras aksi pengeboman yang terjadi di Sri Lanka, Ahad (21/4). PBNU juga menuntut agar pelaku pengeboman segera dapat ditangkap dan diadili.

"Kami mengecam segala bentuk dan tindak kekerasan, termasuk di dalamnya adalah perilaku menyerang pihak-pihak yang dianggap berbeda. Perilaku kekerasan bukanlah bukan merupakan ciri Islam yang rahmatan lil 'alamin," kata Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Ahad (21/4).

Dia menuturkan, ada setidaknya lima prinsip utama yang semestinya ditegakkan manusia selama hidupnya, yakni maqaasid syariah, seperti menjaga agama dan akal; hifdzul nafs (menjaga jiwa), hifdzun nasl (menjaga keluarga), dan hifdul mal (menjaga harta) serta hifdhul irdh (menjaga martabat).

Kelima prinsip tersebut, sambungnya, merupakan prinsip utama yang harus ditegakkan. Selain itu, tiap orang hendaknya dapat menjaga perdaiman, kebebasan, dan juga saling bertoleransi.

Para pelaku pengeboman itu dapat dipastikan tak mengindahkan rasa kemanusiaan. Akibat aksi mereka, lanjut Helmy, ratusan nyawa yang tak bersalah telah melayang.

PBNU juga mendorong pemerintah Indonesia untuk turut mengambil langkah diplomatis, misalnya, dalam upaya menciptakan perdamaian di Sri Lanka. Upaya ini penting sebagai bagian dari tanggung jawab Internasional, sebagaimana diamanatkan konstitusi. Yakni, turut berperan dalam usaha menciptakan perdamaian dunia.

PBNU juga mengajak masyarakat International untuk bersama-sama menggalang bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Sri Lanka.

"Kami juga mendesak PBB untuk berinisiatif melakukan investigasi pelaku agar tercipta suatu keadaan yang kondusif di Sri Lanka serta agar tumbuh kembali sebagai negara yang berdaulat yang mensejehterahkan rakyat," kata Hilmy.

Seperti diketahui, insiden bom itu terjadi pada saat Hari Raya Paskah di Sri Lanka. Setidaknya, 185 orang dilaporkan tewas, sedangkan ratusan lainnya luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit. Target pelaku pengeboman ini adalah tiga gereja dan tiga hotel mewah di Sri Lanka. Insiden memilukan ini menjadi serangan paling mematikan sejak perang saudara yang berakhir 10 tahun yang lalu di negara tersebut.


Berita Terkait
  • Din Syamsudin Kecam Insiden Bom di Sri Lanka
  • Paus Francis Kutuk Serangan Gereja dan Hotel di Sri Lanka
  • Satu WNI Berada di Hotel Shangri La Saat Bom Meledak
Berita Lainnya
  • Indonesia Dukung Kemajuan Ekonomi Bersama ASEAN
  • Sabda Nabi tentang Keberkahan Harta

PBNU Kecam Insiden Bom di Sri Langka

PBNU Kecam Insiden Bom di Sri Langka

PBNU Kecam Insiden Bom di Sri Langka

PBNU Kecam Insiden Bom di Sri Langka

PBNU Kecam Insiden Bom di Sri Langka

  
OUR PARTNERS
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri