0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pemudik Gunakan Pesawat Turun 1,3 Juta Orang

Nusabali
Nusabali - Sat, 15 Jun 2019 14:16
Viewed: 48
Pemudik Gunakan Pesawat Turun 1,3 Juta OrangJAKARTA,
Angka penurunan penumpang pesawat tersebut mencapai 27,37 persen. Di musim mudik lebaran tahun lalu sejak H-7 hingga H+7 lebaran, tercatat ada 4.850.028 pemudik yang menggunakan moda transportasi udara. Di tahun ini, hanya ada 3.522.585 pemudik yang menggunakan pesawat.

"Pada dasarnya angkutan udara memang harus kita evaluasi dengan sistematis agar dia bisa memberi layanan lebih baik," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menutup posko Angkutan Lebaran 2019 di Kemenhub, Jakarta, seperti dilansir kompas, Jumat (14/6).

Di tempat yang sama Kepala Badan Litbang Perhubungan, Sugihardjo menambahkan, hanya penumpang pesawat yang mengalami penurunan saat angkutan lebaran tahun ini. Untuk pemudik yang menggunakan moda transportasi darat mengalami kenaikan sebesar 11,19 persen.

Tahun lalu, jumlah pemudik yang menggunakan moda transportasi ini sebanyak 3,7 juta, sedangkan tahun ini naik menjadi 4,1 juta orang.

Sementara yang menggunakan kapal penyeberangan naik sebesar 0,43 persen dibanding tahun lalu. Jika tahun lalu penumpangnya hanya 4,06 juta, di tahun ini meningkat menjadi 4,08 juta orang.
Sedangkan pemudik yang menggunakan kereta api naik sebesar 6,82 persen. Di tahun lalu, jumlah pemudik yang menggunakan KA hanya sebesar 4,7 juta orang, dan di tahun ini meningkat menjadi 5,08 juta orang.

Selanjutnya, pemudik yang menggunakan kapal laut pun meningkat sebanyak 8,77 persen. Pada tahun lalu, jumlah penumpangnya tercatat sebanyak 1,3 juta orang, sedangkan di tahun ini meningkat menjadi 1,4 juta orang.

"Moda angkutan publik mengalami kenaikan kecuali angkutan udara yang turun 27 persen," kata Sugihardjo.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenhub, Sugihardjo menjelaskan, pihaknya telah melakukan analisa terhadap penurunan jumlah penumpang angkutan udara tersebut. Di setiap wilayah, memiliki faktor yang berbeda-beda seperti di Jawa, karena peningkatan pemudik yang menggunakan moda jalan baik tol, angkutan umum dan kereta api.

Sedangkan untuk antar pulau, penurunan penumpang pesawat terjadi karena pemudik banyak memanfaatkan CSR BUMN atau mudik gratis menggunakan angkutan laut.

"Tetapi, sinyalemen bahwa karena kenaikan tarif angkutan udara itu, sehingga penumpang berkurang ini mungkin benar secara psikologis," ucapnya.

Sugihardjo mengakui, masyarakat sudah mulai merasakan mahalnya harga tiket pesawat sejak sebelum periode Lebaran. Namun, menurut dia, ada penurunan tarif tiket pesawat sebesar 14-16 persen, sejak Kemenhub menerbitkan aturan tarif batas atas dan tarif batas bawah dalam PM 106.

"Namun, kalau yang membelinya jauh hari dan sebelum PM 106 tahun 2019, biasanya airline menjual tiket tarif rendah, tarif terendah dibandingkan tahun lalu itu memang lebih mahal antara 16 persen sampai 79 persen," kata dia. *
Source: Nusabali

Pemudik Gunakan Pesawat Turun 1,3 Juta Orang

Pemudik Gunakan Pesawat Turun 1,3 Juta Orang

Pemudik Gunakan Pesawat Turun 1,3 Juta Orang

Pemudik Gunakan Pesawat Turun 1,3 Juta Orang

Pemudik Gunakan Pesawat Turun 1,3 Juta Orang

  
OUR PARTNERS
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya