0
Thumbs Up
Thumbs Down

Puluhan Santri Keracunan, Polisi Periksa Petani Melon

Republika Online
Republika Online - Mon, 11 Feb 2019 23:11
Viewed: 25
Puluhan Santri Keracunan, Polisi Periksa Petani Melon

REPUBLIKA.CO.ID, MADIUN- Kepolisian memeriksa petani melon dan pemasak soto untuk mencari penyebab keracunan massal yang dialami puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Babussalam, di Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupatenn Madiun, Jawa Timur.

Kapolsek Kebonsari, AKP Sumarji, mengatakan buah melon yang dikonsumsi pada Jumat (8/2) malam, sebelum terjadi keracunan tersebut terdiri dari dua jenis. Ada yang dibeli dari petani setempat, dan ada juga yang dipetik dari kebun.

"Kalau yang beli itu disediakan dari pengurus ponpes. Sedangkan petik itu dari santri," ujar AKP Sumarji kepada wartawan.

Berdasarkan keterangan dari petani melon dan juru masak ponpes, pihak ponpes membeli satu karung melon dari petani dengan lokasi kebun sekitar lingkungan ponpes.

Namun, buah yang dihidangkan dengan menu makan soto itu tersisa banyak. Beberapa santri malah mengaku mengonsumsi melon hasil petikan dari kebun tanpa sepengetahuan pengurus ponpes, setelah kegiatan makan malam bersama selesai.

Polisi juga telah meminta keterangan sang petani melon.

Dalam pemeriksaannya, petani membantah jika melon yang dijualnya mengandung zat berbahaya.

"Melon itu hanya disemprot fungisida untuk memusnahkan jamur dan hama. Namun, tak berbahaya bagi pengonsumsinya," kata Sumarji.

Fakta lain menyebutkAn banyak santri yang menjadi korban keracunan ternyata hanya menyantap soto ayam. Mereka tidak memakan buah melon tersebut.

Selain itu, tidak ada korban dari pihak pengasuh. Padahal mereka ikut makan bersama.

Karenanya, Suwarji menyatakan belum bisa menyimpulkan pemicu keracunan massal tersebut akibat makanan soto, buah melon, atau pun faktor lainnya.

Terlebih, katanya, tidak ada yang janggal dari keterangan pemasak soto.

Juru masak ponpes tersebut mengaku soto dimasak seperti biasa. Ayam diambil dari peliharaan ponpes sendiri. Sedangkan sayuran sebagian dibeli dari pasar.

Waktu memasaknya juga tergolong normal, dimulai pukul 14.00 WIB hingga waktu Asar untuk dapat siap saat jam makan malam. Sementara, pengurus ponpes yang bertanggung jawab belum dapat dimintai keterangan karena masih berada di luar daerah.

Guna menguak kasus yang membahayakan nyawa tersebut, Polsek Kebonsari juga meminta bantuan tim uji laboratorium dari Ponorogo. "Tim akan meneliti kandungan makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan," katanya pula.

Sampel yang diserahkan ke tim uji laboratorium, di antaranya adalah sisa nasi soto ayam, buah melon yang utuh dan sisa dikonsumsi, serta muntahan.

Hingga saat ini masih ada enam santri yang dirawat di tempat layanan medism yakni,tiga santri dirawat di Puskesmas Gantrung dan tiga lainnya di RSUD Dolopo.

Kondisi mereka pun sudah berangsur membaik dan tidak lagi muntah serta diare. Diperkirakan dalam waktu dekat sudah boleh pulang.

Puluhan santri Ponpes Babussalam mengalami keracunan pada Sabtu (9/02) dini hari dengan gejala muntah dan pusing hingga akhirnya dibawa ke puskesmas dan rumah rumah sakit terdekat.

Mereka mengaku sebelum keracunan sempat menyantap nasi soto dan melon yang menjadi menu makan malam di ponpes ini.


Berita Terkait
  • Puluhan Santri di Madiun Keracunan Makanan
  • Pemkab Garut Belum Tetapkan Status KLB Santri Keracunan
  • Menikmati Soto Negeri Gajah Putih
Berita Lainnya
  • In Picture: Pemprov DKI Akan Tertibkan Kabel Semrawut di Jalan Raya
  • Kementan Musnahkan Benih Rempah Impor Ilegal

Puluhan Santri Keracunan, Polisi Periksa Petani Melon

Puluhan Santri Keracunan, Polisi Periksa Petani Melon

Puluhan Santri Keracunan, Polisi Periksa Petani Melon

Puluhan Santri Keracunan, Polisi Periksa Petani Melon

Puluhan Santri Keracunan, Polisi Periksa Petani Melon

  
OUR PARTNERS
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza