0
Thumbs Up
Thumbs Down

Rajin Perbarui Whatsapp Bisa Cegah Penyadapan

Republika Online
Republika Online - Wed, 15 May 2019 19:40
Viewed: 39
Rajin Perbarui Whatsapp Bisa Cegah Penyadapan

SEMARANG -- Pengguna Whatsapp sebaiknya selalu rajin memperbarui aplikasi perpesanan itu. Hal itu perlu dilakukan sehubungan dengan kerentanan aplikasi yang dimanfaatkan salah satu spyware dari Israel.

Spyware yang dibuat oleh perusahaan NSO itu masuk lewat fitur call pada Whatsapp. "Akibat yang ditimbulkan bisa sangat parah. Penjahat dapat mengambil alih sistem operasi pada Android maupun iOS," kata pakar keamanan siber dari CISSReC, Pratama Persadha, dalam keterangan tertulisnya.

Pratama mengatakan kejadian ini harus menjadi perhatian bersama meskipun Whatsapp mengklaim kasus hanya terjadi pada segelintir pengguna yang telah ditargetkan. "Sebagai pengguna sudah semestinya berhati-hati ketika melakukan komunikasi. Kasus penyusupan spyware pada WhatsApp menunjukkan bahwa aplikasi pesan instan paling populer di dunia ini memiliki celah keamanan yang dapat ditembus," ujar Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi itu.

Ia mengungkapkan banyak pejabat di Indonesia berkomunikasi dan memberikan keputusan melalui grup Whatsapp. Hal ini dinilainya sangat riskan dan berbahaya.

Menurut Pratama sangat berbahaya jika pejabat atau tokoh penting di Indonesia memakai Whatsapp dan aplikasi pesan instan gratisan lainnya. Apalagi, komunikasinya bersifat penting dan strategis.

Pratama menjelaskan bahaya dari spyware ini tidak hanya mencuri data percakapan tetapi juga bisa mengambil alih sistem operasi. Bahkan, konon bisa menginfeksi saat korban mengangkat panggilan Whatsapp dari nomor penyerangnya.

Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, Pratama mengimbau seluruh pengguna WhatsApp agar segera melakukan pembaruan sistem baik untuk platform iOS maupun Android. Tim Whatsapp sudah melakukan pembaruan untuk menutupi celah tersebut.


Kasus yang terjadi pada Whatsapp, kata dia, telah menambah rentetan masalah keamanan data pada perusahaan di bawah naungan Facebook. Sebelumnya, Facebook telah berkali-kali bermasalah dengan isu keamanan dan yang paling ramai adalah kasus Cambridge Analytica.

Berita Terkait
  • Polda Metro Tepis Isu Perekrutan Anggota Gangster Lewat WA
  • Cegah Spyware, Pengguna Whatsapp Perlu Update Aplikasi
  • Spyware Israel Susupi Whatsapp Ambil Alih Telepon Pengguna
Berita Lainnya
  • Keterlibatan Bulog dalam BPNT Ciptakan Integrasi Hulu-Hilir
  • Ini Perbedaan Marquez dan Lorenzo di GP Jerez

Rajin Perbarui Whatsapp Bisa Cegah Penyadapan

Rajin Perbarui Whatsapp Bisa Cegah Penyadapan

Rajin Perbarui Whatsapp Bisa Cegah Penyadapan

Rajin Perbarui Whatsapp Bisa Cegah Penyadapan

Rajin Perbarui Whatsapp Bisa Cegah Penyadapan

  
OUR PARTNERS
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri