0
Thumbs Up
Thumbs Down

Rupiah KO Lagi? Oh No!

wartaekonomi
wartaekonomi - Tue, 26 Mar 2019 09:47
Viewed: 48
Jakarta

Mantan Gubernur The Fed, Janet Yellen, menyanggah isu resesi yang diramai akan dialami AS dalam kurun waktu 18 bulan ke depan. Menurut Yellen, imbal hasih (yield) obligasi bertenor pendek lebih tinggi daripada obligasi bertenor panjang bukanlah suatu tanda akan terjadi resesi.

Yellen justru mengatakan hal tersebut menjadi sinyal perlunya pemotongan suku bunga acuan oleh The Fed untuk mengakhiri tren pelemahan ekonomi AS. Asal tahu saja, pekan lalu The Fed kembali memberi pernyataan dovish untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 2,25% hingga 2,5%.

"Dan fakta ini mungkin menandakan bahwa The Fed di suatu titik perlu untuk menurunkan suku bunga. Namun, ini tentu saja tidak menandakan bahwa beberapa perkembangan ini akan menyebabkan resesi," jelas Yellen sebagaimana dikutip dari Reuters.

Baca Juga: AS Terancam Resesi, Nasib Rupiah di Ujung Tanduk

Pernyataan Yellen tersebut bak embun penyejuk di tengah dahaga yang melanda. Alhasil, kini investor global dapat lebih bijak dan tenang dalam bermain di pasar keuangan global, khususnya Indonesia. Tanda optimisme investor terhadap aset berisiko di Indonesia sudah nampak dengan rebound-nya IHSG pagi tadi sebesar 0,46%.

Sejalan dengan IHSG, rupiah pun mulai bangkit dan menguat di hadapan dolar AS. Pada pembukaan pasar spot pagi tadi, rupiah memang melemah 0,11% terhadap dolar AS. Meskipun begitu, perlahan namun pasti rupiah bangkit higga akhirnya dapat menguat 0,03% ke level Rp14.176 per dolar AS.

Baca Juga: The Fed Dovish, Dolar AS Dibabat Habis!

Beberapa saat lalu, rupiah bahkan sempat menduduki posisi teratas sebagai mata uang terbaik di Asia. Namun kini, rupiah berbalik melemah di hadapan yuan (0,05%) dan baht (0,02%). Penguatan paling besar yang diperoleh rupiah, yiatu 0,14% terhadap yen dan ringgit.

Rupiah juga menguat cukup tinggi, yaitu 0,08% terhadap won, 0,06% terhadap dolar Hongkong, serta 0,02% terhadap dolar Singapura dan dolar Taiwan.

Penulis/Editor: Lestari Ningsih


Foto: Puspa Perwitasari

Source: wartaekonomi

Rupiah KO Lagi? Oh No!

Rupiah KO Lagi? Oh No!

Rupiah KO Lagi? Oh No!

Rupiah KO Lagi? Oh No!

Rupiah KO Lagi? Oh No!

  
OUR PARTNERS
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri