0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tabayun Ridwan Kamil dan Ustaz Rahmat Soal Masjid Al Safar

Republika Online
Republika Online - Tue, 11 Jun 2019 18:00
Viewed: 98
Tabayun Ridwan Kamil dan Ustaz Rahmat Soal Masjid Al Safar

Ada yang berbeda di Bale Asri, Pusdai, Kota Bandung pada Senin (10/6) pagi. Ratusan masyarakat memadati balai untuk bisa melihat diskusi mengenai Masjid Al Safar yang sedang jadi topik hangat.

Adalah Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat yang mengarsiteki masjid itu. Masjid yang terletak di Tol Cipularang ini menjadi pembicaraan karena dikaikan dengan zionis internasional dan iluminati.

Raut wajah Ridwan Kamil berbeda dari biasanya. Tampak sang ibunda dan istri duduk diantara jamaah yang hadir. Ridwan Kamil hadir dengan Ustaz Rahmat Baequni dan Ketua MUI Jawa Barat Rahmat Syafei untuk mengklarifikasi desain masjidnya.

"Dalam Islam, tidak diperkenankan untuk membuat sesuatu tentang makhluk bernyawa, untuk itu, geometri menjadi satu-satunya cara dalam mengkreasikan arsitektur," kata Ridwan Kamil memulai pemaparannya dalam acara yang digelar di Bale Asri, Pusdai, Kota Bandung, Senin (10/6). Selain kedua belah pihak, Ketua MUI Jawa Barat Prof Rahmat Syafei MUI Jawa barat pun ikut hadir,

Ridwan Kamil mengklarifikasi soal desainnya yang dikaitkan dengan iluminati. Salah satunya adalah mihrab masjid Al Safar yang disebut sebagai segitiga dengan lingkaran ditengahnya.

"Itu (mihrab) trapesium, bukan segitiga. Saya klarifikasi desain saya tidak pakai lingkaran, itu katanya kreasi dari kontraktor," kata Ridwan Kamil.

Dia menegaskan desain konstruksi masjid adalah dari lipatan yang tidak teratur bukan dominasi segitiga. Dia menyanggah bahwa hal tersebut sengaja dia terapkan dalam karyanya.

"Sekarang saya ungkapkan, kenapa Al Safar? Padahal sekeliling kita ada simbol-simbol segitiga atau apapun," katanya.

Ridwan Kamil menyebut sebuah rancangan masjid tidak melulu soal kubah diatas dinding yang kotak. Karena desain harus disesuaikan dengan kondisi tempat dimana masjid tersebut dibangun.

Dia membandingkan desain masjidnya dengan beberapa masjid besar. Seperti Masjid Raya Jakarta dan Masjid Al Ukhuwah Bandung. Kedua masjid tersebut juga memiliki dominasi geometri segitiga.

"Pertanyaannya, apakah mereka (arsitek Masjid Raya Jakarta dan Al Ukhuwah) iluminati? Jawabannya Wallahualam, saya juga dari ketidaksengajaan. Kenapa tidak heboh? Apa karena arsiteknya bukan Ridwan Kamil," katanya.

Dia meminta MUI untuk bisa membahas mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dalam mendesain sebuah masjid. Ridwan Kamil juga menegaskan bahwa niatan solat dan diterimanya solat apakah harus dipengaruhi oleh simbol-simbol tertentu.

"Kita melihat apapun bentuk geometri tidak akan melemahkan iman kita, karena niat kita ibadah," katanya.

Dia berharap tidak ada lagi yang menghakiminya soal desain masjidnya melanggar syariat. Apalagi hingga memfitnah dia sebagai turunan dajjal.

"Karena sekalinya diviralkan, orang yang tidak tahu jadi mem-bully saya, nangis ibu saya. Saya tidak cita-cita jadi Gubernur, saya hanya ingin jadi manfaat bagi orang di dunia," katanya.

Terakhir, dia meminta untuk masyarakat agar terus bertabayyun. Sebagai sesama umat muslim, Ridwan Kamil meminta agar tidak memperlihatkan kebencian karena adanya perbedaan.

"Ini bulan Syawal, kita baru selesai Ramdahan, akhlak harus naik, kualitasnya harus naik kelas. Tabayun harus menerangkan. Jangan teriak-teriak karena kita sedang mencari ilmu, jangan mudah memprovokasi, saya sedih, sesama mukmin saling mencaci maki," katanya.





Berita Terkait
  • Emil Ajak Warga Jabar Jadikan Syawal Perekat Persaudaraan
  • Suasana Silaturahim Idul Fitri ASN di Gedung Sate
  • Ridwan Kamil dan Ustaz Baequni Bahas Masjid Al Safar
Berita Lainnya
  • Mahasiswa UM Ubah Lumpur Jadi Penyerap Logam Berbahaya
  • Ranieri Berharap yang Terbaik untuk Pelatih Roma Berikutnya

Tabayun Ridwan Kamil dan Ustaz Rahmat Soal Masjid Al Safar

Tabayun Ridwan Kamil dan Ustaz Rahmat Soal Masjid Al Safar

Tabayun Ridwan Kamil dan Ustaz Rahmat Soal Masjid Al Safar

Tabayun Ridwan Kamil dan Ustaz Rahmat Soal Masjid Al Safar

Tabayun Ridwan Kamil dan Ustaz Rahmat Soal Masjid Al Safar

  
OUR PARTNERS
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya