0
Thumbs Up
Thumbs Down

China Balas Dendam ke AS, Wall Street Terkapar

okezone
okezone - Tue, 14 May 2019 07:36
Dilihat: 50
China Balas Dendam ke AS, Wall Street Terkapar

NEW YORK - Saham-saham di Wall Street jatuh pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), setelah China mengumumkan tarif pembalasan, tindakan terbaru dalam perang perdagangan kedua negara yang semakin agresif, membuat investor pindah dari pasar ekuitas ke aset-aset yang dinilai kurang berisiko.

Ketiga indeks utama Amerika Serikat kehilangan pijakan dalam aksi jual luas, dengan Nasdaq yang padat teknologi membukukan persentase penurunan satu hari terbesarnya tahun ini. S&P 500 dan Dow keduanya mengalami penurunan persentase terbesar sejak 3 Januari.

China mengatakan akan mengenakan tarif lebih tinggi pada barang-barang Amerika Serikat senilai USD60 miliar, meskipun Presiden Donald Trump memperingatkan untuk tidak membalas terhadap tarif tambahan impor barang-barang China yang diumumkan oleh Gedung Putih pada Jumat (10/5/2019). Langkah ini memicu kekhawatiran penurunan ekonomi global.

"Pasar menyadari bahwa ini adalah kemacetan mutlak pembicaraan (perdagangan) dan semuanya berjalan mundur," kata Michael O'Rourke, kepala strategi pasar JonesTrading di Greenwich, Connecticut seperti dilansir Antaranews, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Baca Juga: Wall Street Jatuh Tertekan Perang Dagang Amerika-China

"Ini bisa sangat buruk," O'Rourke menambahkan. "Ada banyak ketidakpastian. Ini akan mendorong perlambatan ekonomi lebih lanjut."

Para investor merespons dengan melarikan diri dari ekuitas ke aset-aset safe haven.

Imbal hasil surat utang pemerintah AS jatuh ke posisi terendah enam minggu, dengan imbal hasil obligasi 10-tahun jatuh di bawah imbal hasil surat utang bertenor tiga bulan, suatu perubahan yang dilihat oleh banyak orang sebagai pertanda potensial resesi.

Sementara itu, harga emas naik mendekati tingkat tertinggi tiga bulan.

Indeks Volatilitas CBOE, ukuran kecemasan investor, membukukan kenaikan poin harian terbesar sepanjang tahun ini.

Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 617,38 poin atau 2,38% menjadi berakhir di 25.324,99 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 69,53 poin atau 2,41% menjadi ditutup di 2.811,87 poin. Indeks Komposit Nasdaq merosot 269,92 poin atau 3,41% menjadi berakhir di 7.647,02 poin.

Baca Juga: Perang Dagang AS-China Memanas, Wall Street Jatuh

Dari 11 sektor utama S&P 500, hanya utilitas yang mengakhiri sesi di wilayah positif. Perusahaan teknologi yang sensitif terhadap perdagangan mengalami penurunan persentase terbesar.

Di antara saham yang sangat rentan terhadap tarif AS-China, Boeing Co jatuh 4,9% dan Caterpillar Inc merosot 4,6%, sementara indeks Philadelphia Chip berkurang 4,7%, membukukan persentase penurunan terbesar sejak 3 Januari memperpanjang penurunan enam persen pada minggu lalu.


Saham Apple Inc merosot 5,8% karena peningkatan ganda ketegangan perdagangan dan keputusan Mahkamah Agung AS untuk mengizinkan gugatan antimonopoli yang menuduh perusahaan memonopoli pasar aplikasi iPhone.

Sumber: okezone

China Balas Dendam ke AS, Wall Street Terkapar

China Balas Dendam ke AS, Wall Street Terkapar

China Balas Dendam ke AS, Wall Street Terkapar

China Balas Dendam ke AS, Wall Street Terkapar

China Balas Dendam ke AS, Wall Street Terkapar

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya