0
Thumbs Up
Thumbs Down

Geng Motor Ramai di Tasik, Polisi Tunggu Laporan Korban

Republika Online
Republika Online - Wed, 15 May 2019 23:58
Dilihat: 38
Geng Motor Ramai di Tasik, Polisi Tunggu Laporan Korban

TASIKMALAYA -- Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma'ruf menegaskan, pihaknya terus mendalami kasus geng motor yang terjadi di wilayah hukumnya. Menurut dia, beberapa gerombolan bermotor yang sebelumnya tertangkap saat melakukan aksinya kini masih terus diperiksa.

Ia mengatakan, pihaknya sudah menyita beberapa alat bukti yang digunakan para gerombolan itu saat melakukan aksinya. Namun, polisi masih menunggu laporan dari korban untuk melanjutkan proses hukumnya.

"Saat ini terus kita dalami. Untuk proses kemarin, ada beberapa alat bukti yang kita trtus periksa. Untuk korban, kita tunggu laporannya," kata dia, Rabu (15/5).

Febry menjelaskan, polisi terus melakukan upaya preventif untuk menjaga kondusivitas di masyarakat, khususnya selama bulan Ramadhan. Jika diperlukan, lanjut dia, polisi akan melakukan tindakan represif kepada geng motor yang dianggap meresahkan.

Ia mengakui, ada budaya kelompok bermotor berkumpul pada malam hari di Kota Tasikmalaya, khususnya pada Sabtu malam. Ketika memasuki bulan Ramadhan, kelompok bermotor itu biasa juga berkumpul dan berkeliling menjelang waktu bebuka atau setelah sahur.

"Ada beberapa kegiatan anak muda yanh haris diantisipasi. Kalau terjadi kerawanan, kita siap lakukan patroli dan yang sifatnya edukatif kepada masyarakat," kata dia.

Namun, untuk kelompok bermotor yang sudah melakukan tindak pidana, polisi tidak akan tinggal diam. Ia menegaskan, jajarannya akan menindak para pelaku sesuai hukum berlaku jika sudah meresahkan.

Sebelumnya, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengatakan, aparat kepolisian harus lebih intens melakukan pengawasan di jalan-jalan protokol. Menurut dia, harus ada sanksi jika perilaku para gerombolan bermotor itu sudah menjurus pada kriminalitas.

"Geng motor ini saya minta tegas saja. Berikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama bulan Ramadhan untuk beribadah," kata dia, Senin (13/5).

Menurut dia, segala tindakan preventif sebenarnya sudah dikakukan untuk meminimalisir suasana tak kondusif pada bulan Ramadhan. Menurut dia, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran untuk menghentikan sementara, bahkan menutup tempat-tempat hiburan.

Ia menambahkan, jauh sebelum Ramadhan, Pemerimtah Kota (Pemkot) Tasikmalaya juga sudah melakukan pembinaan pada kelompok motor yang ada di wilayahnya. Namun, seiring berjalannya waktu, timbul berandalan bermotor yang meresahkan warga.

Budi menegaskan, harus ada sanksi yang tegas jika para geng motor sudah membuat onar. Hal itu dilakukan agar ada efek jera bagi para pelaku.

"Memang kalau anak muda ini susah mengaturnya. Saya minta polisi, TNI, dan Satpol PP turun semua. Jadi semua tenang dan aman," kata dia.

Ia meningatkan, orang tua juga harus meningkatkan kepedulian kepada anaknya. Pasalnya, adanya fenomena gang motor remaja ini berawal dari ketidakharmonisan di keluarganya.

"Faktor orang tua dan pendidikan penting. Ketegasan hukum juga penting. Semua harus berjalan beriringan," kata dia.

Pada Ahad (12/5), belasan remaja gerombolan motor ditangkap polisi saat sedang melakukan aksinya pada Ahad (12/5). Mereka tertangkap tangan sedang melakukan perusakan kendaraan yang terparkir di salah satu tempat.

Kepala Unit (Kanit) Dikyasa Polres Tasikmalaya Kota Ipda Soni Alamsyah mengatakan, setidaknya ada 14 orang yang dibawa untuk dilakukan pemeriksaan. Gerombolan itu diduga telah perusakan dan penganiayaan kepada beberapa orang di dua lokasi.

Ia menyebutkan, lokasi pertama adalah di depan Pasar Padayungan, Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung. "Mereka diduga melakukan aniaya kepada beberapa orang di depan Pasar Padayungan dan korban ke rumah sakit," kata dia, Ahad (12/5).

Tak hanya itu, di lokasi kedua, Pasar Burung Cikurubuk, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Cihideung, para remaja itu diduga melakukan aksi perusakan ke sejumlah kendaraan bermotor. Karena itu, para remaja itu diangkut aparat kepolisian ke markas Polres Tasikmalaya Kota.


Berita Terkait
  • Polisi Tangkap Tiga Anggota Geng Motor, Salah Satunya Wanita
  • Kriminolog: Aksi Begal tak Terkait Ramadhan
  • Polisi Sebut Kondisi Jakarta Kondusif
Berita Lainnya
  • Keterlibatan Bulog dalam BPNT Ciptakan Integrasi Hulu-Hilir
  • Ini Perbedaan Marquez dan Lorenzo di GP Jerez

Geng Motor Ramai di Tasik, Polisi Tunggu Laporan Korban

Geng Motor Ramai di Tasik, Polisi Tunggu Laporan Korban

Geng Motor Ramai di Tasik, Polisi Tunggu Laporan Korban

Geng Motor Ramai di Tasik, Polisi Tunggu Laporan Korban

Geng Motor Ramai di Tasik, Polisi Tunggu Laporan Korban

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya