0
Thumbs Up
Thumbs Down

Jeritan Ny Suhartini Ibu Vera Octaria Korban Mutilasi "Dedi Permana"

Citra Indonesia
Citra Indonesia - Sun, 12 May 2019 01:10
Dilihat: 614
Jeritan Ny Suhartini Ibu Vera Octaria Korban Mutilasi "Dedi Permana"

PALEMBANG, - "Tak terbayangkan betapa sedih dan sakitnya perasaan Ny Suhartini, begitu nengetahui purinya, Vera Octaria (21) tewas dibunuh dan dimutilasi kekasinya diduga bernama Dedi Permana, yang oknum TNI AD desersi alias pecat ini sedang buronan.

Seperti diketahui bahwa gadis cantik kasis sebuah Indomaret itutewas dan membusuk ditemukan di kamar Penginapan Sahabat Mulia di Jalan PT Hindoli RT 05 RW 03 Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin Muba, Sabtu (11/5/2019).

Bayangkan! Bagi seorang ibu, betapa sakitnya dia di yang dibulan maha berkah ini mendengar kabar bahwa putri tercintanya sudah tiada setelah dibantai secara keji oleh pacarnya Dedi Permana, yang pembunuh berdarah dingin itu?

Air mata kesedihan dan sesunggukan terus membungkus Ny Suhartini dalam kesedihan. Dia hanya menangis dan bersedih atas kepergian putrinya yang juga merupakan tulang punggung keluarga.

  • Netizen : Deri Permana Lebay Beraninyo Bunuh Pacar, Vera Octaria
  • Ini Tampang Deri Diduga Pembunuh Pacar Vera Octarina

Matanya sembab dan air mata menetes di pipinya, dia tak mampu mengungkapkan perasaan sedihnya atas apa yang dialami sang putrinya.

Bahkan Ny Tini, panggilan akrabnya tak sanggup untuk mengantar jenazah Vera ke peristirahatan yang terakhir di tempat pemakaman umum (TPU) Naga Swidak Plaju kota Palembang, Sabtu (11/5/2019).

Deri, kiri, diduga pelaku pembunuh dan mutilasi pacarnya Vera Octarina, kanan. Foto riausky

Dia tak mamou menatap keranda mayat diusung para kerabat dekat dan handaitaulan yang kasih kepada korban dan mengusungnya jenazah putrinya. Matanya terus berurai airmata, suaranya parau sembari terdengar asma Allah dilantunkan para kerabat sembari beranjak membawanya ke pemakaman itu.

Ibu paroh baya tinggal di Jalan Tangga Takat, Lorong Indah Karya, Plaju, Palembang, hanya terduduk lemah di rumahnya dengan ditemani keluarga, kerabat dan tetangga yang bergantian menghibur.

Tulang- tulang Ny Tini benar- benar tidak kuat bagkit dan berdiri untuk mengantar jasad Vera, putirnya. "Biarlah disini saja," kata Tini, bersuara nyaris tak terdengar saat ditanya keluarga ikut ke pemakaman atau tidak, Sabtu kelabu itu (11/5/2019).

Tini berkisah. Pertama kali mengetahui kabar penemuan mayat anaknya, Vera, yang malang itu. Tini mengaku tidak percaya.

"Saya harapnya itu bukan Vera. Saya maunya dia masih hidup, sehat dan bisa kembali ke rumah," kata Tini sembaru berurai air mata kesedihan.

Nasib berkata lain. Mayat ditemukan itu ciri-cirinya memang persis Vera, anaknya. "Waktu saya ke rumah sakit (melihat jasad di kamar mayat). Saya lihat anting-anting, ikat rambut sama ada luka di jarinya, sama seperti punya Vera. Jadi ya sudah itu memang dia," kata Ny Tini sedih.

Penemuan awal;

Penemuan mayat perempuan itu berawal dari kecurigaan seorang petugas penginapan bernama Nurdin bin Arsan, Kamis (9/5/19), sekitar pukul 13.00 WIB. Arsan waktu itu sedang menyapu lantai penginapan.

Dia kemudian heran. Mencium bau busuk yang menyengat di hidungnya, dia curiga aroba busuk datang dari kamar 06.

Nurdin, nekat mengetuk pintu kamar dan mencoba untuk membuka pintu tersebut. Tapi tidak ada respon dari penghuni kamar.

Nuridin lantas menghubungi orang tuanya untuk menanyakan keberadaan tamu tersebut yang tidak kembali setelah membawa kunci tersebut.

"Saya curiga waktu saya bersihkan lantai mencium bau busuk. Nah baru besoknya (hari ini) bau busuk itu semakin kuat, langsung saya hubungi Polsek Sungai Lilin. Setelah Polsek Sungai lilin datang, kamar tersebut baru di buka. Ditemukan sesosok wanita di atas ranjang dalam keadaan tanpa busana dengan kondisi tangan terpotong jenazah membengkak ditutupi dengan selimut," kata Nurdin berbagi cerita.

Tamu (bersama Vera Octaria) memesan kamar 06 tersebut terdata di buku tamu tanpa dilengkapi KTP atas nama Doni yang beralamatkan Karang Agung (P13).

"Tamu datang ke penginapan 2 orang laki-laki dan perempuan tanpa identitas ke penginapa pada Selasa (7/5/19) sekitar pukul 22.00 WIB, mereka membawa 1 koper warna hitam,"jelas Nurdin.

Pada hari Rabu (9/5/19) sekitar pukul 09.00 WIB tamu laki-laki penghuni kamar 06 terlihat keluar sambil menelepon bertanya tentang masalah harga sewa speed.

"Pada sore harinya pukul 17.00 WIB terlihat oleh orang tua saya Murniati bahwa laki-laki tersebut kembali ke penginapan dengan membawa masuk kembali 1 unit koper lagi dari luar. Setelah terlihat beberapa kali tersebut laki-laki penginap itu tidak kelihatan lagi pada Kamis," jelasnya.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM, membenarkan prihal kejadian tersebut pihaknya telah menerjunkan tim ke lokasi dan Polsek Sungai Lilin sudah juga melakukan olah

Jenazah Vera Oktaria, kasir Indomaret yang dimutilasi akan dimasukkan ke luar kubur di Kelurahan Tangga Takat SU II Palembang

Pelaku Diduga Kekasihnya;

DP, kekasih Vera Oktaria diduga kuat berhubungan dengan kematian dan mutilasi terhadap Vera Oktaria (20). Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi.

"Sementara dugaan awal kekasihnya dari informasi yang didapat dia masuk bersama seorang laki-laki dugaan kuat pacarnya di penginapan tersebut. Tapi kita masih selidiki dan cari betul infomasi yang akurat," katanya Sabtu (11/5/2019).

Hal ini senada dengan dugaan yang dikatakan pihak keluarga. Suhartini (50) ibu kandung Vera mengungkapkan anak bungsunya itu selalu merasa ketakutan dan gelisah dengan sikap pacarnya yang cenderung tempramental.

"Sebenarnya Vera sudah tidak mau lagi sama dia (DP). Soalnya pacarnya itu bengis orangnya, suka main tangan,"ungkapnya.

Tribunsumsel.com lantas mendatangi rumah DP yang berjarak sekitar 150 meter dari kediaman korban.

Rumah bercat merah muda dengan tiang abu-abu yang berlokasi di Jalan KH Azhari Taman bacaan RT.06 RW. 03 Kelurahan Tangga Takat Plaju kota Palembang ini, terlihat sepi. Tidak terlihat adanya pihak keluarga yang berada di sekitar rumah.

Namun kondisi pagar tidak dalam keadaan terkunci. Juga terlihat tiga sepeda motor yang berjajar rapi di balik pagar hitam rumah milik keluarga DP.

Ketua RT.06, Nur Azizah (45) membenarkan bahwa DP adalah salah satu warganya. Sudah sekitar 4 tahun DP dan keluarganya tinggal di wilayah tersebut.

"Kami kenal keseharian anak itu sopan orangnya. Keseluruhan keluarga atau juga anak itu bagus semua. Nggak ada yang neko-neko," kata Nur Azizah saat ditemui di rumahnya, Sabtu (11/5/2019).

Kasus ini mengejutkan Nur Azizah terlebihketika mendengar kabar bahwa DP diduga kuat pelaku pembunuhan dan mutilasi Vera Octaria. (eko)


The post Jeritan Ny Suhartini Ibu Vera Octaria Korban Mutilasi "Dedi Permana" appeared first on Citra Indonesia.

Sumber: Citra Indonesia

Jeritan Ny Suhartini Ibu Vera Octaria Korban Mutilasi "Dedi Permana"

Jeritan Ny Suhartini Ibu Vera Octaria Korban Mutilasi "Dedi Permana"

Jeritan Ny Suhartini Ibu Vera Octaria Korban Mutilasi "Dedi Permana"

Jeritan Ny Suhartini Ibu Vera Octaria Korban Mutilasi "Dedi Permana"

Jeritan Ny Suhartini Ibu Vera Octaria Korban Mutilasi "Dedi Permana"

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya