0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kisah Bejat Boris Kunsevitsky Si Predator 37 Anak di Asia Tenggara Termasuk Indonesia

mediaapakabar
mediaapakabar - Thu, 23 May 2019 04:47
Dilihat: 29
Kisah Bejat Boris Kunsevitsky Si Predator 37 Anak di Asia Tenggara Termasuk Indonesia
Boris Kunsevitsky. Facebook/@Spectrumed
Mediaapakabar.com - Seorang pria Australia kelahiran Rusia, Boris Kunsevitsky, diputus bersalah oleh pengadilan Mahkamah Victoria di Melbourne karena terbukti sebagai pedofil terhadap 47 anak laki-laki di beberapa negara di Asia Tenggara dan Australia.

Pria berusia 52 tahun ini didakwa berlapis termasuk 25 dakwaan tentang berhubungan seks dengan anak-anak di luar Australia dan 12 dakwaan menyuruh anak-anak melakukan hubungan seks, mengutip Asia One, Rabu, 22 Mei 2019.

Kunsevitsky memfilmkan aksi sadisnya dengan 47 anak yang jadi korbannya. Anak-anak ini yang sebagian besar berusia remaja berasal dari Singapura, Australia, Filipina, dan Indonesia.

Dia juga memiliki beberapa paspor untuk bepergian ke luar negeri.

Mengutip Channel News Asia, 22 Mei 2019, polisi Australia menemukan lebih dari 3.300 film dan video di laptop dan dua perangkat memori yang menunjukkan Kunsevitsky melecehkan atau melakukan eksploitasi seksual terhadap 47 anak laki-laki.

Pedofil yang bekerja sebagai pengusaha peralatan kesehatan berkantor di Singapura, menyebarkan foto-foto perbuatan bejadnya. Bersamaan itu dia juga mengunggah 37 ribu foto dan video lainnya.

Kepolisian Singapura, SPF, menagtakan pihaknya tetap berhubungan dengan otorita Australia mengenai kasus pedofil ini.

"Bila diperlukan, SPF akan bertindak dan memberikan bantuan yang diperlukan sesuai dengan undang-undang kami dan kewajiban internasional," kata SPF dalam pernyatannya.

Seorang korban kejahatan Kunsevitsky, kini korban berusia 20 tahun, mengatakan ke pengadilan bahwa dia telah menjadi korban pelecehan seksual Kunsevitsky. Pelecehan itu membuatnya bingung dan terisolasi. Dia pun menjadi pemakai narkoba dan mencoba untuk bunuh diri saat usianya remaja. Pernikahannya juga hancur.

Boris Kunsevitsky pindah dari Rusia ke Australia bersama keluarganya ketika berusia 12 tahun. Kunsevitsky kemudian pindah ke Singapura untuk bekerja pada awal tahun 2000 hingga 2017.

Menurut pengacara, Kunsevitsky merupakan sosok yang bertahan hidup dan mengalami pelecehan di masa kecilnya, dibully di sekolahnya di Rusia.

Media Australia menyebut Kunsevitsky merupakan pedofil yang paling sadis di Australia. Ia saat ini ditahan dan permohonan uang jaminan ditolak pengadilan. (AS)
Sumber: mediaapakabar

Kisah Bejat Boris Kunsevitsky Si Predator 37 Anak di Asia Tenggara Termasuk Indonesia

Kisah Bejat Boris Kunsevitsky Si Predator 37 Anak di Asia Tenggara Termasuk Indonesia

Kisah Bejat Boris Kunsevitsky Si Predator 37 Anak di Asia Tenggara Termasuk Indonesia

Kisah Bejat Boris Kunsevitsky Si Predator 37 Anak di Asia Tenggara Termasuk Indonesia

Kisah Bejat Boris Kunsevitsky Si Predator 37 Anak di Asia Tenggara Termasuk Indonesia

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya