0
Thumbs Up
Thumbs Down

Kontras Sindir Debat Pilpres 2019 Menyerupai Debat Osis

Republika Online
Republika Online - Sat, 12 Jan 2019 03:15
Dilihat: 108
Kontras Sindir Debat Pilpres 2019 Menyerupai Debat Osis

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peneliti hukum dan hak asasi manusia dari Kontras, Rivanlee Anandar, berpendapat debat putaran pertama untuk pemilihan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 tak ubahnya menyerupai debat untuk pemilihan ketua organisasi intra sekolah (Osis). Kontras menyayangkan adanya pemberian kisi-kisi debat kepada pasangan calon.

"Debat capres pertama yang nanti akan diselenggarakan tak ubahnya seperti debat pemilihan ketua Osis, malah pemilihan ketua Osis saja tidak dibatasi sedemikian rupa," ujar Rivanlee di Kantor Kontras Jakarta, Jumat (11/1).

Pembahasan mengenai hukum dan HAM yang dibatasi dalam debat capres dan cawapres putaran pertama itu dinilai Rivanlee semata-mata untuk mencegah perasaan dipermalukan. "Kalau kisi-kisi pertanyaan sudah diberikan jauh sebelum debat berlangsung, dan adanya pembatasan itu seperti memberi kesan para paslon tidak siap dan takut dipermalukan," tambah Rivanlee.

Menurut dia, bila pasangan calon pada dasarnya mengetahui atau memahami isu secara komprehensif maka kisi-kisi pertanyaan tidak perlu diberikan. Rivanlee kemudian mengatakan, kesepakatan kedua pasangan calon untuk membatasi pembahasan atas kasus dalam debat capres putaran pertama ini menandakan kedua pasangan calon tidak memiliki perhatian lebih terhadap isu HAM.

"Dengan dibatasinya pertanyaan dan adanya kesepakatan dalam debat ini, bisa jadi isu krusial seperti HAM dan korupsi tidak akan disentuh dalam debat-debat selanjutnya," jelas Rivanlee.

Dari pantauan Kontras, sejak penetapan pasangan calon, terlihat kubu Joko Widodo hanya tiga kali membahas masalah HAM dan kubu Prabowo hanya satu kali membahas. "Kurangnya perhatian paslon pada isu HAM juga tampak ketika terjadi represivitas terhadap kaum Ahmadiyah di Banten kedua paslon justru lebih terfokus pada format debat," tukas Rivanlee.


Berita Terkait
  • Simulasi Debat, TKN Cari Pemeran Pengganti Prabowo-Sandi
  • Elektabilitas Prabowo-Sandi di Kalangan Milenial Meningkat
  • Jelang Debat, TKN akan Beri Pelatihan pada Ma'ruf
Berita Lainnya
  • PPMS Ulil Albaab Ingin Cetak Aktivis yang Paham Agama
  • 3.812 Korban Tsunami Masih Mengungsi di Lampung

Kontras Sindir Debat Pilpres 2019 Menyerupai Debat Osis

Kontras Sindir Debat Pilpres 2019 Menyerupai Debat Osis

Kontras Sindir Debat Pilpres 2019 Menyerupai Debat Osis

Kontras Sindir Debat Pilpres 2019 Menyerupai Debat Osis

Kontras Sindir Debat Pilpres 2019 Menyerupai Debat Osis

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza