0
Thumbs Up
Thumbs Down

Polisi Sri Lanka Terapkan Jam Malam Usai Toko Milik Muslim Diserang Massa

okezone
okezone - Mon, 13 May 2019 01:01
Dilihat: 47
Polisi Sri Lanka Terapkan Jam Malam Usai Toko Milik Muslim Diserang Massa

POLISI di kota berpenduduk mayoritas Kristen di Sri Lanka memberlakukan larangan keluar rumah pada malam hari setelah toko milik Muslim diserang oleh massa yang marah. Selain toko, fasilitas yang juga menjadi sasaran kemarahan massa adalah masjid.

"Polisi menerapkan jam malam di Chilaw yang berakhir pada (Senin 13 Mei) pukul 06.00 pagi. Jam malam ini dimaksudkan untuk mengurangi ketegangan," kata juru bicara polisi Ruwan Gunasekara kepada kantor berita Reuters, Minggu 12 Mei 2019.

Beberapa laporan lain menyebutkan jam malam berlaku hingga Senin pagi sekira pukul 04.00. Diperkirakan jam malam diberlakukan untuk mencegah kekerasan tidak merembet ke daerah-daerah lain.

Kekerasan pecah di Chilaw, kota di Sri Lanka barat laut, menyusul unggahan di Facebook yang ditulis oleh seorang warga Muslim setempat yang dianggap sebagai ancaman. Laki-laki yang menulis unggahan tersebut telah ditahan.

Karena Tulisan di Facebook

Polisi mengatakan warga salah paham terhadap tulisan di Facebook tersebut. Seorang warga Muslim setempat kepada Reuters mengatakan karena tulisan di Facebook, massa melempari masjid dan toko dengan batu.

"Situasinya sudah membaik, tapi kami masih khawatir," katanya.

Kantor berita AFP memberitakan tentara mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghalau massa. Sejumlah pihak mengatakan insiden ini menunjukkan ketegangan di Sri Lanka belum sepenuhnya mereda setelah serangan bom bunuh diri di tiga gereja dan empat hotel internasional tiga pekan silam.

Serangan bom bunuh diri tersebut menewaskan lebih dari 250 orang. Pihak berwenang mengatakan serangan dilakukan oleh kelompok militan setempat yang berafiliasi dengan kelompok yang menamakan diri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Menyusul serangan bom bunuh diri, pemerintah menerapkan keadaan darurat. Tentara dan polisi diberi kewenangan secara penuh untuk menahan serta menangkap tersangka dalam jangka waktu yang lama.

Sejak insiden ini, organisasi Muslim mengatakan menerima puluhan laporan tentang perlakukan buruk yang diterima warga Muslim.


Jumlah populasi di Sri Lanka sekira 21 juta jiwa, sebanyak 10 persen di antaranya Muslim, sedangkan pemeluk Kristen sekira 7,6 persen. Mayoritas penduduk Sri Lanka sendiri memeluk Buddha.

Sumber: okezone

Polisi Sri Lanka Terapkan Jam Malam Usai Toko Milik Muslim Diserang Massa

Polisi Sri Lanka Terapkan Jam Malam Usai Toko Milik Muslim Diserang Massa

Polisi Sri Lanka Terapkan Jam Malam Usai Toko Milik Muslim Diserang Massa

Polisi Sri Lanka Terapkan Jam Malam Usai Toko Milik Muslim Diserang Massa

Polisi Sri Lanka Terapkan Jam Malam Usai Toko Milik Muslim Diserang Massa

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri