0
Thumbs Up
Thumbs Down

Serban Nabi Muhammad, Tanda Jaminan Aman baginya

Republika Online
Republika Online - Sun, 19 May 2019 02:14
Dilihat: 74
Serban Nabi Muhammad, Tanda Jaminan Aman baginya

JAKARTA -- Ada begitu banyak kisah tentang mulianya akhlak Nabi Muhammad SAW. Keutamaan pribadi beliau shalallahu 'alaihi wasallam menunjukkan pesan damai agama Islam, yakni rahmat bagi alam semesta (rahmatan lil 'alamin).

Kisah berikut adalah salah satu contoh. Saat itu, Nabi Muhammad SAW berhasil memimpin kaum Muslimin berduyun-duyun dari Madinah menuju Makkah. Kalau dahulu umat Islam selalu dipersekusi pemuka musyrik Quraisy, kini keadaannya berbalik. Orang-orang musyrik tak berkutik.

Makkah dapat dibebaskan tanpa pertumpahan darah. Peristiwa fathu Makkah ini hanya menyebabkan kerusakan bagi berhala-berhala dan sistem jahiliyah. Rasulullah SAW tidak menaruh dendam. Beliau memaklumkan pemaafan dan rasa aman.

Umair bin Wahab merupakan salah satu dari sekian banyak sahabat Nabi SAW yang menyertai beliau. Pada hari itu, dia masih terkenang dengan sahabatnya di Makkah, Shafwan bin Umayah. Ketika kesempatan itu datang, Umair pun ingin mengajak Shafwan untuk masuk Islam.

Imbauan yang diumumkan Nabi SAW adalah bukti nyata. Islam mengutamakan perdamaian, alih-alih melanggengkan permusuhan. Karena itu, Umair optimistis Shafwan bersedia dengan penuh kerelaan hati memeluk Islam.

Namun, Umair tidak menemukan sahabatnya itu di rumahnya. Ternyata, Shafwan lebih dahulu pergi dengan membawa harta bendanya menuju Jeddah, untuk kemudian berlayar menjauh dari Hijaz.

Umair merasa sayang bila Shafwan melewatkan kesempatan besar ini. Jangan sampai dia menemui ajal dalam keadaan musyrik. Maka dia pun bergegas menemui Rasulullah SAW.

"Wahai Rasululullah, seorang sahabatku, Shafwan, termasuk pemuka kaum. Bila dia lari meninggalkan kota ini, mungkin karena takut kepada engkau. Padahal, dia belum mengetahui yang sebenarnya terjadi hari ini (fathu Makkah). Kumohon, berilah dia jaminan keamanan," tutur Umair.

"Sungguh, dia termasuk yang diberi keamanan," kata Rasul SAW.

"Wahai Rasulullah, kalau begitu, berilah kepadaku suatu tanda bukti keamanan itu."

Rasulullah SAW pun melepas serban yang dikenakannya sejak memasuki pintu gerbang Kota Makkah. Benda itu lantas diberikan kepada Umair, untuk disampaikan kepada Shafwan.

***

Tanpa menunggu waktu lama, dengan hati yang lapang Umair langsung menuju Jeddah. Beruntung, sahabat yang dahulu ikut Perang Badar itu akhirnya bertemu dengan Shafwan. Orang yang dicari-carinya itu tampak sedang siap-siap menaiki perahu.

"Jangan dekati aku, pergilah!" sergah Shafwan begitu melihat Umair.

"Wahai Shafwan, sungguh Rasulullah adalah manusia yang paling mulia, paling bijaksana, paling menyayangi," seru Umair menghampirinya, seraya membujuknya supaya meninggalkan perahu.

"Aku tetap tidak berani, apakah keselamatan jiwaku terjamin begitu di hadapan Muhammad?" kata Shafwan.

"Rasulullah adalah orang yang paling bijaksana, paling menyayangi. Ini aku bawakan untukmu serban Rasulullah. Inilah tanda bahwa beliau menjamin keamananmu di Makkah," ujar Umair lagi.

Shafwan menerimanya. Setelah menimbang-nimbang, akhirnya dia memilih kembali ke Makkah bersama dengan kawan lamanya itu. Keduanya lantas menghadap Rasulullah SAW.

"Kawanku mengatakan bahwa engkau menjamin keamananku di sini?" tanya Shafwan kepada Rasul SAW.

"Benar," ucap Nabi SAW.

"Aku tidak mau masuk Islam sekarang. Namun, berilah aku waktu dua bulan," katanya.

"Engkau diberi kebebasan untuk itu. Engkau bisa memilih empat bulan." Sebab, tak ada paksaan dalam memeluk Islam.

Kurang dari waktu yang ditentukan, Shafwan ternyata telah memantapkan hati. Dia pun kembali menghadap Rasulullah SAW untuk mengucapkan dua kalimat syahadat. Umair sangat terharu begitu menerima kabar ini.


Berita Terkait
  • Pesan Kiai Cholil Nafis Ihwal Korelasi Puasa dan Keamanan
  • Wakapolri Ingatkan Persatuan Saat Safari Ramadhan di Banten
  • Tradisi Kerlap Lentera Hias di Masjid Istiqomah Pekanbaru
Berita Lainnya
  • Keterlibatan Bulog dalam BPNT Ciptakan Integrasi Hulu-Hilir
  • Ini Perbedaan Marquez dan Lorenzo di GP Jerez

Serban Nabi Muhammad, Tanda Jaminan Aman baginya

Serban Nabi Muhammad, Tanda Jaminan Aman baginya

Serban Nabi Muhammad, Tanda Jaminan Aman baginya

Serban Nabi Muhammad, Tanda Jaminan Aman baginya

Serban Nabi Muhammad, Tanda Jaminan Aman baginya

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri