0
Thumbs Up
Thumbs Down

Serikat Pekerja Resah Holding Penerbangan, Ini Kata Bos AP II

okezone
okezone - Mon, 15 Apr 2019 20:44
Dilihat: 43
Serikat Pekerja Resah Holding Penerbangan, Ini Kata Bos AP II

TANGERANG - PT Angkasa Pura II (Persero) saat ini masih mengkaji rencana holding penerbangan antara manajemen dan Serikat Pekerja PT Angkasa Pura II (Sekarpura).

"Mereka tidak menolak dan juga belum menerima, mereka masih bersama-sama manajemen melakukan kajian," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin seperti dilansir Antaranews, Jakarta, Senin (15/4/2019).

Awaluddin mengaku saat ini pihaknya berfokus agar rencana holding itu sukses.

"Itu kan program pemerintah dan juga sesuai dengan blueprint dari Kementerian BUMN," katanya.

Baca Juga: Penas Dipilih Jadi Induk Holding Penerbangan, Simak Alasannya

Dia menilai banyak manfaat dari dibentuknya holding penerbangan, salah satunya dengan memperbesar kemampuan baik secara finansial maupun operasional.

Saat ini PT Angkasa Pura II tengah melakukan percepatan peningkatan kapasitas yang mana salah satu upaya dalam holding tersebut.

"Percepatan penambahan kapasitas tadi bisa dilakukan dengan simplifikasi proses yang sangat lebih mudah kalau itu diturunkan ke holding," katanya.

Namun, lanjut dia, semua itu masih dalam kajian, masih kemungkinan.

Baca Juga: Holding BUMN Penerbangan Bikin Ribuan Karyawan Angkasa Pura Resah

Dalam kesempatan sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya akan menemui Kementerian BUMN untuk membahas rencana holding penerbangan tersebut.

"Kita minggu-minggu ini akan minta keterangan ke Kementerian BUMN apa yang diusulkan," katanya.

Dia menilai rencana holding penerbangan pasti sudah melalui sejumlah pertimbangan dan kajian.

"Kalau bisa saya sampaikan enggak perlu prasangka, pasti kalau ada rencana-rencana semua pemangku kepentingan diperhitungkan tidak mungkin dirugikan, merasa kurang dibicarakan enggak perlu ada dikotomi yang menentang dan yang setuju," katanya.

Baca Juga: Menteri Rini Tegaskan Tidak Ada Suntikan Dana Tambahan untuk Holding Penerbangan

Budi mengaku pihaknya mendukung rencana holding penerbangan, namun ia juga akan menyampaikan usulan-usulan dari perusahaan BUMN.

"Saya pada prinsipnya tidak menolak saya tidak mengatakan tidak ada usul. Kami ada usul-usul ada hal-hal berkaitan keselamatan pelayanan Kemenhub memiliki kriteria, baik kepada AP II ke Garuda, ada syarat-syarat tertentu harus dilaksanakan secara prinsip boleh dilaksanakan tapi dengan catatan-catatan," katanya.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mengkaji pembentukan induk usaha (holding) BUMN sektor penerbangan di mana akan menggabungkan PT Survai Udara Penas (Penas), PT Pelita Air Services (Pelita Air), PT Angkasa Pura I (AP I), PT Angkasa Pura II (AP II), PT Garuda Indonesia Tbk (Garuda).

Direncanakan PT Survai Udara Penas yang akan menjadi induk perusahaan membawahi sejumlah perusahaan tersebut.

Dengan adanya holding penerbangan, diyakini akan mewujudkan nilai tambah kepada perusahaan.


Upaya tersebut juga didorong bahwa Indonesia diprediksi akan menjadi pasar penerbangan terbesar ke-5 di dunia pada 2037, naik dari posisi ke-8 di 2017.

Sumber: okezone

Serikat Pekerja Resah Holding Penerbangan, Ini Kata Bos AP II

Serikat Pekerja Resah Holding Penerbangan, Ini Kata Bos AP II

Serikat Pekerja Resah Holding Penerbangan, Ini Kata Bos AP II

Serikat Pekerja Resah Holding Penerbangan, Ini Kata Bos AP II

Serikat Pekerja Resah Holding Penerbangan, Ini Kata Bos AP II

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri