0
Thumbs Up
Thumbs Down

Sri Lanka Berlakukan Jam Malam Pasca-Serangan Bom di Gereja dan Hotel

okezone
okezone - Mon, 22 Apr 2019 06:46
Dilihat: 102

PEMERINTAH Sri Lanka memberlakukan jam malam di seluruh negeri hingga waktu yang tidak ditentukan menyusul serangan bom di sejumlah gereja dan hotel pada Minggu 21 April 2019. Hingga kini sedikitnya 207 orang meninggal dunia dan 450 lainnya mengalami luka dalam serangan bertepatan dengan perayaan Paskah itu.

Menteri Pertahanan Sri Lanka Ruwan Wijewardane mengatakan larangan keluar pada malam hari diberlakukan hingga pemberitahuan lebih lanjut. "Kami akan menempuh segala tindakan yang diperlukan untuk melawan kelompok ekstrem yang beroperasi di negara kami," tegasnya.

Sejauh ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan bom itu. Kementerian Pertahanan menyatakan serangan kemungkinan dilakukan oleh satu kelompok, tanpa memerinci kelompok yang dimaksud.

Selain memberlakukan jam malam, pihak berwenang juga memblokade sementara akses ke media sosial sebagai langkah mencegah berbagai spekulasi atau informasi menyesatkan terkait serangan tersebut.

Tidak Ada Informasi WNI Menjadi Korban

Di antara 207 orang yang meninggal dunia, terdapat 27 warga negara asing. Menteri Luar Negeri Belanda Stef Blok mengatakan seorang warga negaranya turut menjadi korban. Adapun kantor berita Turki Anadolu melaporkan dua WN Turki juga turut menjadi korban meninggal.

Sementara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dalam pernyataannya pada Minggu 21 April 2019 menyatakan, "Hingga saat ini tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut."

Menurut pihak Kemenlu RI, terdapat sekira 374 WNI di Sri Lanka, termasuk 140 orang di antaranya berada di Kolombo.

Bagi keluarga dan kerabat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, Kemenlu RI menyarankan agar menghubungi nomor telepon KBRI Kolombo +94772773127. Akan tetapi, sambungan telepon gagal masuk ketika BBC News Indonesia coba menghubungi beberapa kali.


Sumber: okezone

Sri Lanka Berlakukan Jam Malam Pasca-Serangan Bom di Gereja dan Hotel

Sri Lanka Berlakukan Jam Malam Pasca-Serangan Bom di Gereja dan Hotel

Sri Lanka Berlakukan Jam Malam Pasca-Serangan Bom di Gereja dan Hotel

Sri Lanka Berlakukan Jam Malam Pasca-Serangan Bom di Gereja dan Hotel

Sri Lanka Berlakukan Jam Malam Pasca-Serangan Bom di Gereja dan Hotel

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya