0
Thumbs Up
Thumbs Down

UMM Gelar Kompetisi Vlog Nasional

Republika Online
Republika Online - Wed, 12 Jun 2019 19:56
Dilihat: 37
UMM Gelar Kompetisi Vlog Nasional

MALANG -- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan sebuah kompetisi video Blog (VLOG) tingkat nasional. Kegiatan ini memperebutkan uang tunai, sertifikat, tropi dan Piala Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kompetisi vlog nasional melombakan dua kategori. Antara lain kategori pelajar (siswa SMA sederajat) dan juga umum. Untuk mengikuti kegiatan ini, calon pendaftar bisa mengakses bit.ly/pendaftaranpesertaNVC untuk mengisi formulir. Pengiriman karya dibatasi hingga 15 juli mendatang.

Sie Humas dan Publikasi UMM, M Yunus Prasetya, menjelaskan kompetisi ini diadakan untuk memberikan wadah bagi generasi milenial dalam mengembangkan potensi diri. Hal ini terutama dalam dunia pembuatan video menarik seperti vlog. "Seperti yang kita tahu, saat ini video blog sedang banyak digemari oleh kaum milenial. Melihat fenomena ini, FKIP UMM mencoba untuk memanfaatkan momentum ini untuk mengembangkan kreativitas dalam pembuatan video blog," ujar Yunus.

Mengenai tema, Yunus menjelaskan, kompetisi vlog kali ini berisi tentang "Guruku Idolaku". Pemilihan tema ini merupakan kampanye penumbuhan karakter dan gerakan menghargai jasa guru-guru Indonesia. Kegiatan ini sangat penting dilakukan, mengingat akhir-akhir ini terjadi gejala dan perilaku yang mengarah pada tidak dihargainya guru.

"Berwujud kekerasan terhadap guru dan bahkan sampai kekerasan yang menghilangkan nyawa," tambahnya.

"Guruku Idolaku" memiliki misi mengembalikan posisi guru yang dalam filosofi Jawa berarti digugu lan ditiru. Seorang guru merupakan sosok yang harus 'digugu' artinya dipatuhi atau didengar. Sementara 'ditiru' berarti patut dicontoh atau diteladani.

Yunus menilai, guru tidak hanya seorang yang luas ilmu pengetahuanya dan mengajar dalam ruang pembelajaran. Guru bisa diartikan sebagai orang yang mengajarkan segala sesuatu, meski hanya satu huruf. Pengalaman bermanfaat yang mampu mengajari diri sendiri menjadi lebih baik juga dapat disebut sebagai guru.

Menurut Yunus, guru, termasuk profesi yang dihormati. Guru seharusnya menduduki strata sosial yang tinggi, bahkan ketika telah pensiun. Ia dianggap sebagai sosok yang serba tahu dan menjadi tempat bertanya.

"Guru juga dinilai sebagai sosok yang berakhlak mulia dan berperan penting dalam mencerdaskan putra-putri bangsa ini. Tanpa guru, tak akan ada kemajuan bangsa," kata Yunus.

Berita Terkait
  • UMM Upayakan Cetak Guru Berwawasan Global
  • Mahasiswa UMM Temukan Gel Anti Penuaan dari Kulit Semangka
  • Mahasiswa UMM Buat Roti untuk Penderita Diabetes Mellitus
Berita Lainnya
  • Mahasiswa UM Ubah Lumpur Jadi Penyerap Logam Berbahaya
  • Ranieri Berharap yang Terbaik untuk Pelatih Roma Berikutnya

UMM Gelar Kompetisi Vlog Nasional

UMM Gelar Kompetisi Vlog Nasional

UMM Gelar Kompetisi Vlog Nasional

UMM Gelar Kompetisi Vlog Nasional

UMM Gelar Kompetisi Vlog Nasional

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri